Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Jalan Solok Selatan-Dharmasraya yang Rusak masih Diabaikan, Bisa Undang Maut

Kondisi jalan Solok Selatan-Dharmasraya, Minggu (4/2). Belum ada rambu-rambu sebagai penanda bagi pengendara di jalan itu. (Foto: KopasNews)
116 pembaca

Solok Selatan | Datiak.com – Kondisi jembatan jalan Solok Selatan-Dharmasraya yang terputus sejak malam tahun baru 2024, masih menjadi perhatian masyarakat. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kecelakaan tunggal yang dapat membahayakan nyawa pengendara yang melintas di daerah tersebut.

Seperti dilansir KopasNews, Syafruddin, seorang warga Danau Sipin, Kota Jambi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jalan Solok Selatan-Dharmasraya yang putus tanpa adanya rambu-rambu peringatan.

“Seharusnya jalan yang sudah putus ini ada rambu-rambunya di kasih, ini bisa membunuh orang. Syukur saja kami tidak melaju dengan kecepatan 60 KM per jam, bisa-bisa nyawa kami melayang,” ujarnya dengan kekhawatiran yang tulus.

Situasi ini membuat beberapa pengendara terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif, seperti yang dialami oleh Syafruddin. Selain itu, kekhawatiran masyarakat juga terfokus pada risiko kendaraan terjatuh ke sungai, yang dapat berisiko merenggut nyawa pengendara atau penumpang.

Meskipun Balai Prasarana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sumbar dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan (PUTRP) Solok Selatan telah mengetahui kondisi tersebut, belum ada tindakan perbaikan yang diambil.

Jalan Solok Selatan-Dharmasraya itu, sebelumnya telah diaspal hotmix dengan anggaran dana Inpres sebesar Rp31 miliar pada tahun 2023, masih terlihat terbelah sekitar 7 meter.

Camat Sangir Balai Janggo, Muslim, menyampaikan bahwa pemerintahan kecamatan telah menginformasikan jalan putus ini kepada pihak terkait, namun belum ada respons yang memadai. “Jalan ini sempat viral dengan alamnya yang indah disepanjang jalan,” ucapnya.

“Banyak masyarakat datang dengan keluarga untuk swafoto, namun sekarang sudah tidak dilalui lagi oleh masyarakat kecuali yang tidak mengetahuinya. Memang belum ada rambu-rambunya peringatan kalau sudah putus,” sambung Muslim.

Sedangkan Kepala Dinas PUTRP Solok Selatan, Indra Zuardi, menyatakan bahwa kondisi jalan Solok Selatan-Dharmasraya yang putus tersebut telah dilaporkan kepada BPJN Sumbar.

Meskipun belum ada rambu peringatan yang dipasang dari dua arah, kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut telah berjanji untuk segera memperbaikinya.

Menurut Indra, dampak dari bencana alam, termasuk kepadatan tanah dan patahan semangka, menjadi penyebab jalan yang sudah diaspal mengalami kerusakan.Pihak Dinas PUTRP Solok Selatan berkomitmen untuk segera memasang plang informasi atau rambu-rambu di sana.

“Saya sudah koordinasi dengan Bidang Bina Marga (BM) di Dinas Kami untuk segera memasang rambu-rambu jalan putus ini, segera akan kami lakukan,” jelas Indra Zuardi. (*)