Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Jumlah Kasus Narkoba di Bukittinggi Tahun 2023 Alami Peningkatan

Kapolres Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati didampingi jajaran saat memberikan keterangan pers, pekan lalu. (Foto: Humas Polres Bukittinggi)
122 pembaca

Bukittinggi | Datiak.com – Polresta Bukittinggi mengumumkan jumlah kasus narkoba di Bukittinggi tahun 2023. Ternyata, jumlahnya mengalami peningkatan yang signifikan.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, saat jumpa pers di Mapolresta Bukittinggi, pekan lalu. Terdapat 100 orang yang ditangkap akibat kasus narkoba sepanjang 2023.

Yessi menjelaskan, jumlah kasus narkoba di Bukittinggi tahun 2023 mengalami peningkatan 12 kasus dibandingkan tahun 2022. “Jumlah kasus narkoba di Kota Bukittinggi tahun 2022 yaitu 67 kasus,” ungkapnya.

“Saat ini, upaya penindakan terhadap kejahatan narkotika menjadi prioritas kami. Kami akan terus berupaya keras untuk menjaga keamanan masyarakat dari ancaman narkoba,” tegas Yessi.

Dalam pengungkapan kasus narkoba di Bukittinggi sepanjang tahun 2023, sambungnya, Tim Polres Bukittinggi berhasil menyita barang bukti sebanyak 67.430,16 gram ganja, 315,41 gram sabu-sabu, 28 butir pil ekstasi, serta 11 pot tanaman ganja.

Selain mengungkap kasus narkoba, Kapolresta Bukittinggi juga memberikan laporan terkait bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas).

Selain memaparkan terkait jumlah kasus narkoba di Bukittinggi tahun 2023, Yessi juga memaparkan data 313 kasus laka lantas. Jumlah korban yang meninggal yaitu 36 orang, 1 orang luka berat, dan 208 luka ringan.

“Polresta juga aktif dalam menegakkan aturan lalu lintas. Selama tahun ini, telah dikeluarkan 6.839 surat tilang dan 5.016 teguran. Penindakan terhadap pengguna knalpot bising juga dilakukan dengan total 1.186 penindakan,” tambahnya.

Terkait tren kriminalitas, Polresta Bukittinggi mencatat 292 laporan polisi, dengan 259 kasus telah diselesaikan, sementara 33 kasus masih dalam proses penanganan.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Bukittinggi,” tukas Kombes Pol Yessi Kurniati. (*)