Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Terduga Pencuri Onderdil Mobnas Terdeteksi, Prosesnya Usai Pilkada

  • Bagikan
Pjs Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal, mengungkapkan bahwa identitas terduga pencuri onderdil mobnas di Solsel sudah dikantongi polisi. (Foto: Istimewa)

Solok Selatan | Datiak.com – Identitas terduga pencuri onderdil mobnas (mobil dinas) yang terparkir di depan Kantor Bupati Solok Selatan pada Oktober 2020 lalu, sudah dikantongi polisi. Aparat penegak hukum belum mau menindaklanjuti kasus pencurian onderdil mobnas, karena masih dalam suasana tahun politik dan takut dipolitisasi.

“Polisi sudah kantongi identitas pelaku (terduga pencuri onderdil mobnas, Red). Saat ini belum ditindak lanjuti lantaran dalam suasana politik. Takut nanti ikut campur tangan politik,” kata Pjs Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal, Minggu (15/11).

Dia mengatakan sudah mengetahui wajah, nama dan alamat pelaku. Namun belum bisa dibuka untuk publik, biar polisi saja yang menindak lanjutinya. Pihaknya sebut Jasman, sudah membicarakan dengan polisi dampak tahun politik, jika pelaku kasus pencurian onderdil mobnas diamankan. Sehingga kasus tersebut belum digubris, dan pelaku tersebut sedang dalam pengawasan polisi.

BACA JUGA:  NU Mengapresiasi Ali Mukhni sebagai Tokoh Pembangunan

“Keberadaan pelaku sedang dalam pengawasan polisi. Kasus ini dinaikan setelah Pilkada selesai,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Purwanto mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (14/10) lalu. Dilengkapi rekaman CCTV di sejumlah titik di depan kantor Bupati Solsel, serta telah memintai sejumlah saksi-saksi untuk penyelidikan kasus pencurian onderdil mobnas yang terparkir di depan kantor bupati Solsel.

Hasil pemeriksaan mobnas, sejumlah komponen mesin memang banyak yang hilang. seperti Turbo, Injektor, Pamp Fuel, Swit Power Windows, dan Fiber mobnas Ford Renger. “Saat ini kita sudah kantongi identitas pelaku berdasarkan hasil penyelidikan dan berdasarkan keterangan saksi-saksi. Saat ini kan tahun politik, pelaku kita proses usai Pilkada serentak,” tuturnya. (da.)

  • Bagikan