Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Sopir Bus Tranex Dengar Tangis Bayi Jam 10 Malam, Pas Dicek Ia Syok

Junedi saat menunjukkan posisi tempat diletakkannya bayi dalam bus Tranex yang diangkutnya. (Foto: IST)
2254 pembaca
Di tengah keheningan malam seorang sopir bus Tranex dari Padang, Junedi, 49, kaget mendengar tangisan bayi dalam bus Tranex. Ia merasa beralusinasi. Pasalnya, hanya ia seorang diri di dalam angkutan umum yang dikemudinya itu. Seperti apa cerinya?

Kejadian yang dialami sopir bus Tranex itu pada Rabu (26/10/2022) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Junedi mengemudi bus Tranex dari Padang menuju Pariaman. Tidak ada penumpang sepanjang perjalanan tersebut. Sehingga, ia pun sendirian di dalam Tranex.

“Saya memang tidak punya kernek. Jadi kalau tidak ada penumpang, memang sepi rasanya. Tapi itu sudah biasa,” ungkap sopir Tranex itu kepada awak media, kemarin.

Namun di tengah kesepian itu, ia dibuat kaget. Perasaannya tak nyaman. Pasalnya, di dalam mobil ia mendengar suara bayi dalam bus Tranex itu. “Saya tentu kaget mendengar tangis bayi itu. Saya berpikir apakah saya beralusinasi,” katanya.

Namun, sambungnya, suara tangisan bayi makin jelas terdengar. Pas di kawasan Pauh Kamba (jelang sampai di Pariaman), dirinya memutuskan berhenti dan memeriksa ke belakang mobilnya.

“Saya kaget melihat di bangku belakang ternyata memang ada bayi. Waduh, bayi siapa ini,” ucapnya kaget saat itu.

Lantaran si bayi terus menangis, dirinya pun membawa bayi laki-laki itu ke bangku depan. Tempatnya di sebelah tempatnya duduk mengemudi bus Tranex itu.

“Saya memutuskan untuk membawa bayi ini ke rumah, karena dia tidak henti-hentinya menangis,” beber Junedi yang sudah menjadi sopir bus Tranex sejak 1997 itu.

Siapa Saja Penumpang Junedi?

Junedi tak tahu dari mana datangnya si bayi tersebut. Seingat sopir bus Tranex itu, saat membawa Tranex dari Sungai Geringging Kabupaten Padangpariaman ke Padang pukul 18.00 WIB, ia hanya mendapatkan 5 orang penumpang.

2 orang penumpangnya naik saat masih di Sungai Geringging. Lalu, penumpang ketiga naik di Simpang Apa Pariaman, penumpang keempat di Cimparuah Pariaman, dan penumpangnya yang kelima naik di Simpang Jaguang Pariaman.

“Saya tidak ingat wajah kelima penumpang saya itu. Sebab, mereka naiknya kan dari pintu tengah. Selain  itu, saya kan juga tidak punya kernek,” kata sopir bus Tranex tersebut.