Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Skimming ATM Nasabah Bank Riau Kepri Akhirnya Terungkap

Beberapa tanda bukti yang diamankan Polda Kepulauan Riau dari tindakan pembobolan uang nasabah Bank Riau Kepri lewat mesin ATM. (Foto: Ist)
351 pembaca

Batam | Datiak.com – Victor, warga negara Bulgaria, bersama 2 warga WNI, Claudia dan John Peter, ditetapkan sebagai tersangka skimming ATM yang merugikan nasabah Bank Riau Kepri. Victor-lah otak kejahatan kelompok tersebut sekaligus yang memasang alat skimmer ATM.

Claudia, kekasih Victor, dan John Peter, teman Claudia, ikut membantu dalam memasang alat skimming ATM. ”VT (Victor) ini sangat ahli dalam melakukan skimming. Rencana mereka sangat rapi. Selain itu, bisa dilihat dari barang bukti yang kami amankan, benar-benar kejahatan yang luar biasa,” ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombespol Harry Goldenhardt dalam rilis kemarin (24/5).

Harry merunut kejadian skimming di Bank Riau Kepri tersebut. Kejadian bermula dari kedatangan Victor dari Bulgaria ke Bali pada April lalu. Setelah itu, Victor langsung menuju ke Batam untuk bertemu dengan Claudia yang merupakan temannya yang dikenal melalui Facebook.

Dari pertemuan keduanya, Victor mengungkapkan keinginannya membobol dengan cara skimming ATM. Claudia lalu mengajak kenalannya di Batam, yakni John Peter. Ketiganya memasang alat skimmer seperti alat pembaca cip di beberapa ATM Bank Riau Kepri.

Seperti diketahui, kasus ini disampaikan pada 11 Mei lalu sesudah diketemukannya alat skimming di sejumlah ATM Bank Riau Kepri (Kepulauan Riau) pada 1 Mei. Diprediksi, alat itu baru terpasang dalam seminggu. Karena, petugas bank tersebut selalu lakukan pengujian periodik ke ATM.

Sangkaan skimming ini baru dijumpai saat dua karyawan Bank Riau Kepri, Arya dan Sucipto, lakukan pengujian teratur ke teritori PriMart, Tiban Center, 1 Mei kemarin. Saat pengujian, diketemukan dua alat skimming yang diperhitungkan ditanamkan aktor sekian hari awalnya.

Sesudah penemuan alat skimming itu, Bank Riau Kepri lakukan pengujian lengkap di semua ATM-nya. Hasil dari pengecekan, alat skimming ditemukan terpasang di mesin ATM di HBC Plaza, Sekupang, dan Jodoh Centre.

Ada banyak nasabah sebagai korban skimming tersebut. Hasil pengujian yang sudah dilakukan intern bank, uang yang sukses dijebol sekitar Rp 800 juta.

Dalam pada itu, Herman Rozie yang disebut salah seorang korban skimming menghargai kesuksesan kepolisian dalam membekuk beberapa aktor kejahatan itu. Polisi bergerak cepat tangkap aktor yang pernah larikan diri ke Bali ini.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dapat proses sesuai hukum yang berjalan. Perhatian kepolisian dalam gerak cepat mendapati beberapa aktor pantas dihargai,” ucapnya tempo hari.

Berita penangkapan aktor sebagai kabar baik untuk nasabah korban skimming. Tabungan yang semestinya aman di bank justru terkuras karena perlakuan kejahatan yang sudah dilakukan WNA itu.

“Mudah-mudahan saja semua kerugian nasabah bisa dibalikkan. Karena, kami sebagai korban masih menanti berita baik itu,” katanya. (da.)