Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Seorang Remaja di Bukittinggi Jatuh ke Dalam Jurang: Diduga ada yang Mengejar

Rim SAR gabungan saat menemukan jenazah FL di dasar jurang kawasan lapangan bola atas ngarai Bukittinggi pada Selasa (6/2/2024). (Foto: BPBD Bukittinggi)
111 pembaca

Bukittinggi | Datiak.com – Seorang remaja di Bukittinggi berinisial FL (14), jatuh ke dalam jurang, di kawasan lapangan bola atas ngarai Bukittinggi. Diduga kejadian itu karena si remaja kejar-kejaran dengan pengemudi kendaraan.

Pada Sabtu (4/2/2024) malam, FL dilaporkan hilang saat bermain bersama empat temannya di sekitar lokasinya terjatuh. Ternyata, setelah tim Search and Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian, FL ditemukan berada di dasar jurang pada Selasa (6/2/2024).

“Kita melakukan pencarian sejak Senin malam (5/2/2024), namun belum bisa menemukan korban. Kemudian kita kembali melanjutkan pencarian pada Selasa pagi (kemarin),” ujar Kalaksa BPBD Kota Bukittinggi, Zulhendri, Selasa (6/2/2024).

Malangnya, FL ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Kita bergerak ke lokasi yang dicurigai, kemudian berhasil menemukan korban di dasar jurang dalam kondisi tidak bernyawa,” sambungnya.

Menurut Zulhendri, penemuan lokasi tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh empat rekannya. Mereka mengungkapkan bahwa korban berlari menuju arah jurang, setelah kejadian pelemparan buah belimbing dan kerikil ke salah satu mobil Karimun warna putih.

“Saat kita mengetahui korban tidak kembali, kita berusaha menggali informasi dari empat rekannya. Kemudian kita mendapatkan informasi bahwa korban berlari ke arah jurang,” tambahnya.

Katanya, jenazah FL sudah dievaluasi oleh tim SAR gabungan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Di sana, jenazah bakal diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Lurah Kayu Kubu, Yenita, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan rekan korban, kejadian tersebut bermula dari kejar-kejaran setelah melakukan pelemparan buah belimbing dan kerikil kepada kendaraan Karimun putih yang melintas di sekitar RS Ahmad Mochtar menuju Jalan Panorama.

“Mungkin karena kesal, pengemudi Karimun putih mengejar mereka, sehingga mereka berlarian secara terpisah. Korban berlari menuju arah lapangan bola atas ngarai,” jelas Yenita.

Kepolisian setempat telah memulai penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian itu, untuk mengungkap kronologi lengkap serta memastikan apakah ada unsur kesalahan pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban. (*)