Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Sanksi Perda AKB Sumbar Diterapkan Mulai Kamis Ini

  • Bagikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ketika memberikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar di Agam. Ia memperingatkan warga di pasar agar selalu menggunakan masker agar tidak terkena sanksi Perda AKB nantinya. (Foto: Istimewa)

Agam | Datiak.com – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tampaknya tak ingin Peraturan Daerah (Perda) tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dipandang sebelah mata di masyarakat. Untuk itu, sebelum sanksi Perda AKB itu diterapkan, ia langsung turun sosialisasi hingga ke tingkat kecamatan. Jadi, masyarakat tak ada lagi alasan ketika melakukan pelanggaran.

“Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru bertujuan melindungi masyarakat, serta solusi menekan terjadinya dampak langsung pandemi Covid-19 yang kini sudah mewabah di Sumbar,” kata Irwan Prayitno saat sosialisasikan di Kantor Camat Tanjung Mutiara, Senin (5/10).

Untuk itu, lanjutnya, dalam Perda tersebut diatur ketentuan larangan hingga sanksi denda dan pidana kurungan bagi pelanggarnya. Harapannya, kebijakan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk pelaksanaan penerapan sanksi, secara teknis dilakukan oleh Satpol PP Provinsi Sumbar, kepolisian dan TNI. “Masyarakat harus patuhi Perda ini. Kalau tidak ingin kenal sanksi, pakailah masker ketika keluar rumah,” pinta Irwan.

BACA JUGA:  Andri Warman-Irwan Fikri Menang Telak di Pilkada Agam

Kini, pihaknya masih dalam proses sosialisasi Perda AKB tersebut. Tim sosialisasinya terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat meliputi ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, akademisi, pakar dan ahli hingga kalangan pers. “Nanti kita minta semua ikut membantu menyosialisasikan. Kami pun juga demikian ikut sosialisasi,” kata Irwan Prayitno.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga sudah melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat, dengan memberikan mengedukasi tentang penerapan protokol kesehatan. Jadi, alasan para pelanggar tidak akan diterima ketika sanksi sudah diberlakukan.

“Ini (Sanksi Perda AKB, Red) berkemungkinan dimulai Kamis depan (8/10). Karena sudah sejak Kamis lalu kita lakukan sosialisasinya,” ungkapnya. “Kalau seandainya sudah diberitahu dan masih memandel tidak pakai masker, kita akan tindak tegas,” ujar tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

BACA JUGA:  Sidang Putusan Dugaan Korupsi Masjid Agung Solsel Digelar Hari Ini

Pada kesempatan tersebut Irwan juga membagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker. Ia sekaligus mengimbau pedagang dan pengunjung wajib menggunakan masker ke depannya. “Agar kita terhindar dari Covid-19, kuncinya harus disiplin patuhi protokol,” tegasnya. (da.)

  • Bagikan