Oknum ASN Solsel Ketahuan Kampanyekan Paslon Kepala Daerah

  • Bagikan
Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal memberikan peringatan keras kepada oknum ASN Solsel yang diduga terlibat politik praktis. (Foto: Isitmewa)

Solok Selatan | Datiak.com – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal, memberikan peringatan keras agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Solsel tidak ikut politik praktis. Hal itu ia sampaikan setelah mendapat bukti adanya oknum ASN Solsel yang diduga terlibat dalam politik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sana.

“Saya punya berbagai bukti. Mulai dari berupa foto-foto, audio hingga video (keterlibatan ASN dalam politik praktis Pilkada, Red). Hari ini saya maafkan untuk pertama dan terakhir kalinya,” tegas Jasman Rizal, di Ruangan Tangsi Ampek, Senin (26/10).

Berdasarkan bukti yang diperolehnya, lanjut Jasman, oknum ASN Solsel tersebut diduga ikut mempromosikan salah satu pasangan calon (paslon) kepala daerah di Solsel. Padahal, tugas ASN bukan seperti itu, tetapi melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing.

BACA JUGA:  Temuan BPK di Padangpariaman Diserahkan ke Bupati

“Yang berhak berpolitik tersebut adalah relawan, timses dan bakal calon mempromosikan diri ke masyarakat,” kata Jasman yang kini juga mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumbar.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan terkait laporan dari masyarakat yang diterimanya, bawah ASN yang diduga terlibat politik praktis tersebut, mulai dari oknum tenaga medis hingga ASN di Pemkab Solsel. Untuk itu, ia memberikan peringatan keras.

“Wajah oknum ASN dan TKD (Tenaga Kontrak Daerah) itu sudah ada di handphone saya. Termasuk rekaman ajakannya untuk memilih salah satu calon. Jika diulangi lagi, saya akan proses,” ucap Jasman memberikan peringatan keras.

Diperjelas Jasman, pihaknya pun sudah memanggil oknum ASN dan TKD tersebut, dan memberikan peringatan. Oleh sebab itu, kemarin (27/10) ia langsung melakukan pertemuan dan pembinaan terhadap pimpinan RSUD Solsel dan Puskesmas se-Solsel.

BACA JUGA:  Wako Padang Minta Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

“ASN harus memikirkan segala risiko karena politik praktis tersebut. Jika ada pilihan di hati masing-masing, silakan saja datang dan memilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” pungkas Jasman.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman, juga menegaskan agar kondisi tersebut tidak lagi terjadi di lingkup Dinkes Solsel. Untuk itu, pimpinan Puskesmas dan rumah sakit diminta selalu memperingati jajarannya menjaga netralitas menyongsong Pilkada serentak akhir 2020 ini. (da.)

  • Bagikan