Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Kawasan Asrama Haji Padangpariaman jadi Objek Investasi

  • Bagikan
Wali Nagari Sungai Buluh Selatan, Afrizal (kiri) berkoordinasi dengan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni ketika meninjau kawasan Asrama Haji Padangpariaman. (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Program pembangunan Asrama Haji menciptakan sejarah baru di Padangpariaman. Pasalnya, kawasan yang dulunya lahan kosong tersebut, sekarang menjadi incaran investasi. Terutama di bidang properti atau perumahan. Kondisi itupun membuat harga tanah di kawasan Asrama Haji Padangpariaman itu kian meroket.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat berterima kasih kepada bapak Bupati dengan adanya pembangunan Asrama Haji di sini. Sebab investasi yang berkembang pesat, membuka lapangan kerja bagi masyarakat kita,” kata Wali Nagari Sungai Buluh Selatan, Afrizal, saat mendampingi Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni, meninjau Asrama Haji tersebut, kemarin.

Untuk itu, imbuhnya, masyarakat di sana mendukung penuh pembangunan Asrama Haji yang dimulai sejak 2015 itu. Terlebih lagi, sekarang masyarakat melihat semakin banyak investor yang melirik kawasan sekitar Asrama Haji. “Harga tanah di sini sudah naik signifikan. Investor banyak tertarik untuk membangun penginapan, ruko, perumahan dan usaha lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lindungi Ulama dari Masa Sulit Corona

Ia memprediksi Nagari Sungai Buluh dan sekitarnya bakal ramai ke depannya. Untuk Asrma Haji saja, aktivitas masyarakat diperkirakan mencapai ribuan jiwa. “Pembangunan ini juga sangat memperhatikan sektor usaha lokal seperti pertanian. Buktinya, pembangunan jalannya yang sangat lebar bisa memudahkan petani mengangkut hasil pertanian,” pungkasnya.

Anggaran Pembangunan

Sementara itu, Ali Mukhni mengatakan bahwa pembangunan Asrama Haji akan menelan dana sebesar Rp 1 triliun. Hal yang sangat menguntungkan, pembangunan sangat memprioritaskan keterlibatan pengusaha lokal. “Pembangunan ini mampu membesarkan pengusaha lokal kita yang bergerak di CV-CV,” ucapnya.

Sekarang, lanjutnya, sudah selesai dua gedung utama di Asrama Haji itu. Selanjutnya akan dibangun kawasan masjid. Proyeksinya, masjid rampung dan dapat dimanfaatkan tahun 2022 nantinya. Begitupun Asrama Haji itu, sudah dapat dimanfaatkan untuk memberangkatkan jemaah.

BACA JUGA:  Sanksi Perda AKB Sumbar Diterapkan Mulai Kamis Ini

“Embarkasi (Asrama Haji) ini akan melayani jemaah haji untuk tiga provinsi di Pulau Sumatera ini. Yakni jemaah Sumbar, Jambi dan Bengkulu. Bayangkan betapa ramainya nanti,” hematnya.

Ali Mukhni juga mengatakan, gerbang Asrama Haji telah berdiri megah di pintu masuk yang berada di pinggir jalan Padang-Bukitting. Gerbang tersebut merupakan bantuan dari Bank Nagari senilai Rp 1 miliar. “Tahun lalu, kita masukan proposal ke Bank Nagari. Alhamdulillah langsung diakomodir dan gerbang sudah tinggal finishing pembangunan sekarang ini,” ungkapnya.

Ia memastikan Asrama Haji di Padangpariaman menjadi salah satu Asrama Haji termegah di Indonesia. Kawasan Asrama Haji Padangpariaman juga terluas, yakni di lahan 10 hektar. Sehingga, ia yakin Asrama Haji itu mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Batang Anai. Bahkan bangunan belum selesai sudah banyak investor yang mencari lahan dan ada juga yang bekerja sama dengan pemilik tanah untuk berinvestasi.

BACA JUGA:  Makam Syekh Burhanuddin Tetap Didatangi Peziarah

“Harapan kita anak kemenakan kita bisa mendapatkan pekerjaan, ibu-ibu juga bisa menambah pendapatan. Artinya, ekonomi membaik, kesejahteraan meningkat,” pungkas Ali Mukhni. (da.)

  • Bagikan