Iklan Melayang
Iklan Melayang

Karambie Padangpariaman Diusulkan jadi Varietas Unggulan

  • Bagikan
Karambie Padangpariaman
Bupati Padangpariaman saat menandatangani MoU dengan Balai Penelitian Palma Kementan. Dalam kesempatan itu, Pemkab Padangpariaman juga mengusulkan Karambie Padangpariaman sebagai varietas unggulan. (Foto: Humas Pemkab Padangpariaman)
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – Bupati Padangpariaman, Suahtri Bur, menandatangani nota kesepahaman bersama atau MoU dengan Balai Penelitian Palma Kementerian Pertanian (Kementan), di IKK Padangpariaman, Senin (24/5). Selain itu juga dilakukan peluncuran calon varietas unggul, yakni Karambie Padangpariaman.

Suhatri Bur menjelaskan bahwa kelapa salah satu komoditas unggulan Padangpariaman. Tanamannya tersebar di lahan seluas 40.048 hektare di 17 kecamatan di Padangpariaman. Artinya, pengembangan kelapa bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Ranah Saiyo Sakato itu.

banner 336x280

“Potensi yang besar ini tentu tidak bisa digarap oleh Pemkab Padangpariaman saja. Makanya, kita bentuk MoU dengan Balai Penelitian Palma Kementan, yang berlaku hingga 5 tahun,” katanya.

Untuk langkah awal, lanjutnya, Pemkab Padangpariaman dan Balai Penelitian Palma sudah melakukan penelitian. Baik menyangkut morfologi, fisiologi ataupun sifat kimia kelapa. “Penelitian itu dilaksanakan di Nagari Kotobaru, Kecamatan Padangsago,” ungkapnya.

Bahkan, penelitian itu memperoleh hasil yang menggembirakan. Sebab, kelapa di Padangsago tersebut memiliki produktivitas tinggi, bermutu serta memiliki khas tersendiri. Potensi itupun bakal ditindaklanjuti melalui sidang pelepasan varietas di Kementan.

“Sidangnya dijadwalkan Oktober 2021 ini. Semoga varietas kelapa kita yang dinamai Karambie Padangpariaman ini menjadi varietas unggulan baru nantinya,” harap Suhatri Bur.

Sedangkan Kepala Balai Penelitian Palma Kementan, Ismail Maskromo, mengatakan bahwa Balai Penelitian Palma memang mendapat mandate untuk melakukan penelitian tanaman palma. Di antaranya varietas kelapa, nipah, sagu, aren, lontar, sawit, pinang, dan gewang.

“Banyak alasan dan manfaat pengusulan pelepasan calon varietas kelapa Padangpariaman ini. Di antanya sudah dikembangkan secara luas oleh masyarakat, menyediakan sumber benih unggul untuk Indonesia, sumber pendapatan asli daerah (PAD), dan ikonnya Padangpariaman,” paparnya.

Untuk itu, lanjutnya, dalam kegiatan itu terdapat saran yang harus ditindaklanjuti. Salah satunya dengan melakukan pengamatan lanjutan yang rencananya dilakukan Juni-September 2021. Sedangkan di bulan Juli 2021, juga dilakukan analisa tanah.

“Setelah mendaftarkan hingga sidang pelepasan varietas, maka Pemkab Padangpariaman harus mempersiapkan lahan seluas 10 hektare untuk kebun induk sumber benih kelapa unggulan yang diusulkan dengan nama Karambie Padangpariaman itu,” tukas Ismail. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan