Rabu, 28 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Jalan Sumbar-Riau via Pangkalan Buka-Tutup, KM 35 masih Rawan

Kondisi jalan Sumbar-Riau via Pangkalan yang mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir. Meskipun jalan sudah bisa diakses, pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk tetap waspada karena masih terdapat titik rawan. (Foto: Facebook Alfianto Cemara dan Heri Martoni)
135 pembaca

Limapuluh Kota | Datiak.com – Jalan Sumbar-Riau via Pangkalan yang tertimbun hingga mengalami kerusakan akibat longsor, sudah dapat dilalui pengendara. Sebab, sistem buka-tutup telah diterapkan di sana.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota, Iptu A Riadi. Katanya, jalan Sumbar-Riau via Pangkalan telah kembali dioperasionalkan dengan sistem buka-tutup.

Hanya saja, ia memperingatkan bahwa jalan masih rawan longsor di beberapa titik. Terutama di kawasan KM 35 yang mengalami amblas.

“Kami sarankan para pengendara, terutama pada pagi ini, untuk berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut,” ujar Iptu A Riadi.

Sebelum dioperasionalkan dengan sistem buka tutup, sambungnya, akses transportasi dari Sumbar menuju Riau dan sebaliknya lumpuh total. Para pengendara pun sudah diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Payakumbuh-Lintau menuju Sijunjung dan Kiliranjao hingga Pekanbaru.

Katanya, pembersihan material longsor dilakukan dengan melibatkan petugas dari Polres Limapuluh Kota, Kodim 0306/50 Kota, Satbrimob Polda Sumbar, serta petugas PLN dan TRC BPBD Limapuluh Kota, didukung dengan alat berat dari Balai Jalan Nasional.

“Akibat longsor itu, kendaraan terjebak macet di sepanjang jalan yang rawan longsor, dan beberapa saksi mata melaporkan terjadinya tiga kali longsor di titik kejadian,” ujarnya.

”Para pengendara diimbau untuk berhati-hati dan memperhatikan instruksi petugas terkait dengan kondisi jalan yang masih rawan longsor,” tukasnya.

Untuk diketahui, sedikitnya terjadi 30 titik longsor yang menimbun badan jalan Sumbar-Riau di kawasan Ulu Aie, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota.

Selain longsor di jalan Sumbar-Riau via Pangkalan, juga terjadi retakan di badan jalan dengan panjang mencapai 50 meter. Sejumlah kabel listrik juga terputus akibat terdampak longsor. (*)