Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Jalan Padangpariaman-Agam Terancam Putus

  • Bagikan
Jalan penghubung Kabupaten Padangpariaman dan Agam, di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, terancam putus. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman| Datiak.com – Jalan provinsi penghubung Kabupaten Padangpariaman dan Agam, di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, terancam putus. Hal itu setelah digerus air yang membenami badan jalan karena hujan lebat, Sabtu (22/8).

“Amblasnya bahu jalan ini pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Penyebabnya curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan debit air sangat besar dari hulu,” kata Kapolsek Sungai Geringging, Iptu Anazrul.

Saat hujan lebat, kata air sulit ditampung selokan di sana. Akhirnya, debit air membuat jalan terlihat seperti sungai. “Di lokasi jalan amblas air juga tergenang sekitar 50 sentimeter. Makanya, beton penahan jalan tidak mampu menahan debit air tersebut,” hematnya.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, pihaknya bersama warga memasang pembatas serta melarang kendaraan bertonase besar melintas.

“Kami mengimbau pengendara yang melintasi agar berhati-hati, karena lokasi memiliki jurang di sisi kanan dan kiri. Jadi sangat rawan karena kerusakan sudah mulai memakan badan jalan,” ucapnya.

Sedangkan salah seorang tokoh masyarakat di sana, Rinaldi Riyan, meminta perhatian dan sikap tanggap cepat pemerintah. Sebab, permasalahan akses itu bisa membahayakan pengendara.

“Tidak jarang kendaraan yang melintas di sini mogok. Bahkan ada pengendara yang terjatuh karena tidak bisa menahan kuatnya arus air,” ungkapnya.

“Sebelumnya memang ada rencana pemerintah membagi aliran air agar debitnya tidak sebesar sekarang. Mungkin karena Covid-19 ini, rencana itu ditunda,” hematnya.

Kendati begitu, ia berharap pemerintah kembali memberikan perhatian ke sana. Sebab, itu satu-satunya akses warga. Artinya, kerusakan sangat menyulitkan warga beraktivitas dagang, menjual hasil pertanian, menuju pusat pemerintahan ataupun rumah sakit.

“Memang ada alternatif, tetapi jarak tempuhnya sangat jauh dan kondisi jalannya tidak representatif,” pungkasnya.

Dikonfirmasi soal jalan yang terancam putus itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Padangpariaman, Deni Irwan mengatakan, pihaknya sudah menyampaikannya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumbar.

“Saya sudah sampaikan ke pihak Prasjal (Dinas PUPR Sumbar). Mudah-mudahan bisa dengan cepat diintevensi,” ujar Deni. (da.)

  • Bagikan