Iklan Melayang
Iklan Melayang

Ini Syarat jadi Calon Kepala Desa di Mentawai

  • Bagikan
Pemkab Mentawai saat sosialisasi soal perbup yang memuat jadwal dan tahapan Pilkades serentak, serta calon kepala desa di Mentawai. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Mentawai | Datiak.com – Nilai pendidikan dan pengalaman kerja menjadi syarat seseorang bisa atau tidak jadi calon kepala desa di Mentawai. Hal itu disampaikan Asisten I Pemkab Mentawai, Sukirman, saat menyosialisasikan Peraturan Bupati Mentawai menyangkut pemilihan kepala desa (pilkades), di di Gedung Nasional Kecamatan Sipora Selatan, Rabu (10/2).

Sukirman menjelaskan terdapat dua perbup yang mengatur Pilkades Serentak 2021 di Mentawai. Yakni Perbup Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pendaftaran dan Penetapan Calon Kepala Desa Dalam Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Kepulauan Mentawai, lalu Perbub Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program dan Tahapan Pilkades Serentak Tahun 2021.

banner 336x280

Dalam Perbub No. 3 Tahun 2021, imbuhnya, dijelaskan calon kepala desa di Mentawai harus berpendidikan minimal setara SMA. Ia juga menjelaskan ketentuan nilai masing-masing jenjang pendidikan cakades. Yakni SMA dengan nilai 4, D2-D3 nilainya 5, lalu D4/S1 nilai 6.

“Nilai pendidikan ini salah satu syarat penting yang akan menjadi pedoman Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) memutuskan calon lulus atau tidak ikut pencalonan,” ungkap Sukirman.

Syarat lain yang harus dipenuhi cakades (calon kepala desa) di sana yaitu pengalaman kerja di pemerintahan. Jika berpengalaman 7,5 tahun nilainya 16, pengalaman 5 tahun 12, pengalaman 2,5 sampai 5 tahun mendapat nilai 8, dan O-2,5 tahun nilainya 4.

“Bagi calon kepala desa yang masih bekerja di pemerintahan, harus ada izin dari atasan. Sedangkan yang masih aktif sebagai kepala desa, harus memberikan mandatnya terlebih dahulu kepada sekertaris desa,” ungkapnya.

Sukirman juga menjelaskan soal legalisir ijazah para cakades. Untuk ijazah SD dan SMP atau paket A dan B, bisa dilakukan di Dinas Pendidikan (Disdik) Mentawai. Sedangkan ijazah setara SMA atau paket C, dilegalisir di Disdik Sumbar. “Hal ini karena kewenangan SMA sekarang berada di tingkat provinsi,” ucapnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri Camat Sipora Selatan, Jasril, serta para kepala desa (kades) dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di kecamatan itu. Tampak juga sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai desa di sana.

Dari data yang dihimpun Datiak.com, sebanyak 6 desa di Sipora Selatan yang akan ikut dalam gelaran Pilkades Serentak 2021. Yakni Desa Matobe, Saureinu, Mara, Nemnemleleu, Bosua dan Desa Beriulou. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan