Selasa, 27 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Green Talao Park yang 50 Terbaik Nasional, Memprihatinkan

Salah satu titik jalur Green Talao Park yang tampak amblas dan terhalang dahan pohon. (Foto: ReportaseSumbar.com)
1149 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Objek wisata Green Talao Park di Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, kondisinya ternyata sudah memprihatinkan. Padahal, objek wisata ini salah satu kebanggaan.

Bahkan, baru-baru ini, objek wisata yang dibangun dari hibah Program Pilot Inkubasi Inovasi Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL), Kemendes PDTT itu, berhasil masuk 50 terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Dan bakal menjalani penilaian ke babak 5 besar ajang tersebut.

Kerusakan parah terlihat pada jalur tracking di hutan nipah Green Talao Park tersebut. Pasalnya, papan yang dijadikan alas jalur, banyak yang alami pengeroposan. Keadaan itu mematik keprihatinan wisatawan yang berkunjung ke sana.

“Papan lantainya banyak telah lapuk dan patah. Bahkan juga ada telah roboh ke bawah, sehingga sulit dilewati dan harus ekstra berhati-hati,” kata Riko (27 tahun), salah seorang pengunjung objek wisata tersebut.

Menurutnya, kondisi itu harus menjadi perhatian serius. “Jika pemeritah tidak memiliki anggaran atau tak sanggup membenahinya, mungkin bisa dicari investor yang berminat mengelolanya,” sarannya.

Ia menilai banyak yang penting dibenahi dan diatur di tempat wisata itu. Jadi, pengunjung betul-betul terkesan saat bertandang ke sana.

“Ada banyak yang penting dibenahi seperti kotoran ternak yang bertebaran dalam tempat wisata. Kerapiannya juga belum kelihatan. Misalnya dahan pohon dibiarkan menghalangi jalur,” tukasnya.

Seperti diketahui, Green Talao Park yang masuk 50 terbaik di ajang ADWI 2022, bakal menjalani penilaian menuju 5 besar ajang yang digelar Kemenparekraf tersebut.

Untuk itu, rencananya objek wisata yang dibangun menggunakan dana hibah sebesar Rp 1,3 miliar itu, bakal dikunjungi langsung oleh Menparekraf, Sandiaga Uno, guna penilaian ke babak 5 besar ADWI tersebut. (da.)