Pers Publik Gradiasi

Tema Wordpress Berita Pers Publik Gradiasi

BREAKING NEWS
    609 view

    Harga DRAM Melonjak, Industri Elektronik Hadapi Tekanan Biaya Produksi

    Waktu Baca: 2 menit
    Ilustrasi modul memori DRAM (RAM) pada perangkat komputer. Kenaikan harga DRAM berpotensi meningkatkan biaya produksi berbagai perangkat elektronik, mulai dari komputer, laptop, smartphone, hingga server pusat data. (Gambar dibuat oleh ChatGPT)

    Pers Publik – Kenaikan harga Dynamic Random Access Memory (DRAM) dalam beberapa bulan terakhir mulai memberikan dampak luas terhadap industri elektronik global. Komponen yang berfungsi sebagai memori utama pada komputer, laptop, server, smartphone, hingga berbagai perangkat pintar tersebut mengalami lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan, sementara pasokan masih terbatas.

    Analis industri menilai kenaikan harga DRAM berpotensi meningkatkan biaya produksi berbagai perangkat elektronik. Produsen diperkirakan akan menghadapi pilihan sulit, yakni menyerap kenaikan biaya agar harga jual tetap kompetitif atau meneruskannya kepada konsumen melalui penyesuaian harga produk.

    Segmen yang diperkirakan paling terdampak adalah komputer pribadi (PC), laptop, server pusat data, dan smartphone kelas menengah hingga premium yang menggunakan kapasitas memori lebih besar. Pada perangkat-perangkat tersebut, komponen DRAM menjadi salah satu elemen penting yang memengaruhi performa sekaligus struktur biaya produksi.

    Selain harga perangkat baru yang berpotensi naik, lonjakan harga DRAM juga dapat memengaruhi biaya perakitan komputer rakitan (PC build). Pelaku usaha di sektor teknologi memperkirakan harga modul RAM di pasaran akan mengalami kenaikan sehingga biaya membangun atau meningkatkan spesifikasi komputer menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

    Di sisi lain, industri pusat data (data center) dan penyedia layanan komputasi awan (cloud computing) juga menghadapi tekanan biaya operasional. Server modern membutuhkan kapasitas DRAM yang besar untuk menunjang berbagai layanan digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), analisis data, hingga komputasi berkinerja tinggi.

    Pengamat teknologi menyebut lonjakan harga DRAM turut dipicu oleh meningkatnya kebutuhan memori untuk pengembangan teknologi AI. Permintaan dari perusahaan penyedia pusat data dan produsen perangkat AI meningkat signifikan sehingga menyerap sebagian besar kapasitas produksi produsen chip memori.

    Apabila tren kenaikan harga berlanjut dalam jangka panjang, konsumen diperkirakan akan menunda pembelian perangkat baru dan memilih memperpanjang usia perangkat yang dimiliki. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi laju penjualan produk elektronik, terutama di tengah daya beli masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

    Meski demikian, sejumlah analis memperkirakan kondisi ini bersifat siklus. Ketika kapasitas produksi kembali meningkat dan keseimbangan antara permintaan serta pasokan tercapai, harga DRAM diperkirakan akan kembali stabil sehingga tekanan terhadap industri elektronik dapat berangsur mereda. (*)

    Penulis Pers Publik
    Penulis
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *