Pers Publik

Tema Web Berita Premium, Kaya Fitur

tema pers publik
1,274 view

Dhinda Tantang Ratchanok Intanon di Babak Utama Malaysia Masters 2026

Laporan foto: bagaimana IDNews berubah dalam beberapa waktu terakhir?
Tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, saat menghadapi wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy, di Stadium Axiata Arena, KL Sports City, Bukit Jalil, Selasa (19/5/2026). Setelah berjuang hingga tiga gim, Dhinda berhasil melaju ke babak utama BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026. (Foto: PBSI)

Pers Publik – Tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, memastikan langkah ke babak utama BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2026 setelah memenangi pertandingan kualifikasi di Stadium Axiata Arena, KL Sports City, Bukit Jalil, Selasa (19/5/2026).

Tunggal putri Indonesia itu mengalahkan wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 19-21, 21-7, 21-11. Kemenangan tersebut membawa Dhinda menghadapi unggulan kedua asal Thailand, Ratchanok Intanon, pada babak 32 besar.

Dhinda mengaku mempersiapkan diri dengan mempelajari permainan lawannya sebelum pertandingan berlangsung. Ia juga meminta masukan dari rekannya yang pernah menghadapi Lo Sin Yan Happy.

“Ini merupakan pertemuan pertama saya dengan Happy. Sebelumnya saya bertanya kepada Thalita yang sudah pernah melawan dia mengenai cara bermainnya,” ujar Dhinda dalam keterangan tertulis PP PBSI seusai pertandingan.

Ia menambahkan, analisis pertandingan lawan turut membantu penampilannya di laga kualifikasi. “Saya juga menonton video pertandingan dia dan itu sangat membantu untuk meraih kemenangan tadi,” katanya.

Menghadapi Ratchanok Intanon pada pertandingan berikutnya, pebulu tangkis asal Bali tersebut menegaskan ingin tampil optimal sambil menjaga fokus dan kondisi fisik.

“Besok di 32 besar bertemu Ratchanok Intanon, saya mau coba maksimal. Sekarang tinggal menjaga fokus dan kondisi,” ujar Dhinda.

Dhinda juga ingin memanfaatkan turnamen Malaysia Masters 2026 untuk memperbaiki posisi peringkat dunianya. Ia menyebut hasil kurang memuaskan di Thailand serta hilangnya poin dari Denmark IC dan Luxembourg Open musim lalu memengaruhi posisinya saat ini.

“Di sini saya ingin memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk bisa menaikkan peringkat lagi setelah minggu ini turun jauh karena hasil kurang memuaskan minggu lalu di Thailand dan poin final di Denmark IC serta Luxembourg Open tahun lalu hilang,” ucapnya. (*)

Jurnalis Pers Publik
Penulis
Editor Pers Publik
Editor
Exit mobile version