Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Cegah Banjir di Solok Selatan, Masyarakat Benahi Hulu Sungai dan Jalan

Masyarakat saat membersihkan hulu Sungai Batang Suliti sebagai upaya mencegah banjir bandang. (Foto: BPBD Solok Selatan)
103 pembaca

Solok Selatan | Datiak.com – Untuk cegah banjir di Solok Selatan, masyarakat secara mandiri melakukan pembersihan hulu sungai. Misalnya di Sungai Batang Suliti, yang dipenuhi dengan material kayu gelondongan. Kodisi itulah yang memicu banjir di sana.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Solok Selatan, Fauzan Almahmudi, menyampaikan bahwa tindakan pembersihan hulu Sungai Batang Suliti menjadi langkah krusial untuk mencegah terjadinya banjir bandang. Tim yang terlibat dalam pembersihan tersebut melibatkan BPBD Solok Selatan, Basarnas, pihak TNKS, masyarakat, dan OPD terkait.

“Pembersihan hulu Sungai Batang Suliti ini, untuk cegah banjir di Solok Selatan, tim lainnya membersihkan material longsor yang menimbun jalan Sungai Siriah Nagari Pulakek Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu,” ungkap Fauzan Almahmudi.

Material kayu gelondongan yang telah menumpuk di hulu Sungai Batang Suliti, khususnya di Jorong Tumbulun Ulu Suliti, Nagari Pakan Ranbaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), telah menghambat aliran sungai dan dapat memicu banjir bandang di Solok Selatan.

Fauzan menekankan urgensi upaya pencegahan, terutama dalam kondisi cuaca yang hujan terus menerus. Tim melakukan pemotongan kayu baik berukuran besar maupun kecil dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Pencegahan harus dilakukan dengan cepat mengingat bencana alam besar bisa mengancam Solok Selatan jika tidak ada tindakan antisipatif. Oleh karena itu, pembersihan sungai di Ulu Suliti dilakukan melalui gotong royong bersama masyarakat Jorong Timbulun Ulu Suliti,” jelasnya.

Masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pencegahan ini sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan pemukiman mereka. Selain pembersihan sungai, juga dilakukan penelusuran dan pembersihan hulu Sungai Batang Suliti untuk menghindari potensi longsor dan tumpukan material kayu yang dapat menimbulkan bencana banjir bandang.

Personil yang terlibat dalam pembersihan dan penelusuran hulu Sungai mencapai 14 personil BPBD, Wali Nagari, Perangkat Nagari Persiapan Pakan Rabaa Duo, 4 orang dari pihak TNKS, 1 orang Unit siaga SAR, dan hampir seratusan masyarakat yang turut serta membantu.

Selain itu, kegiatan gotong royong juga dilakukan untuk membersihkan material longsor di jalan Sungai Siriah, Koto Birah, yang melibatkan wali nagari, perangkat, masyarakat sekitar, BPBD, Dinas PUTR, Polsek, dan Camat Sungai Pagu.

“Ratusan masyarakat ikut pembersihan hulu sungai, dan puluhan masyarakat membersihkan badan jalan perkampungan yang tertimbun longsor di Sungai Suriah,” tambah Fauzan.

Pihak Bawaslu Solok Selatan dan instansi terkait berencana terus meningkatkan pemahaman masyarakat serta akan menyurati pengurus partai politik (parpol) untuk memastikan aturan kampanye tetap diikuti demi terciptanya pemilu yang adil dan berkeadilan. (*)