Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Aktivitas Penerbangan di Sumbar Dihentikan Lagi hingga Pukul 10 Malam Ini

Aktivitas Bandara Internasional Minangkabau terpaksa dihentikan karena erupsi Gunung Marapi. (Foto: Daru Jamil/Google Map)
200 pembaca

Padang | Datiak.com – Aktivitas penerbangan di Sumbar dihentikan karena erupsi Gunung Marapi, pada Jumat (5/1/2024) siang pukul 12.18 WIB. Sebab, sebaran abu vulkanik yang cukup meluas.

Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Kabupaten Padang Pariaman memutuskan untuk menghentikan aktivitas penerbangan di Sumbar hingga pukul 22.00 WIB, hari ini.

Menurut informasi yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Ahmad Rifandi dari Magma ESDM, tinggi kolom erupsi tidak teramati secara visual. Data seismograf mencatat bahwa erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum sebesar 8.3 mm dengan durasi selama 36 detik.

PVMBG mengambil langkah tegas dengan merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Marapi, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki wilayah dalam radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Marapi, yaitu Kawah Verbeek.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran sungai, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Marapi diingatkan untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar, terutama ketika musim hujan.

Selain itu, guna menghindari gangguan pernapasan dan kesehatan lain yang dapat disebabkan oleh abu vulkanik, masyarakat di sekitar Gunung Marapi disarankan untuk menggunakan masker pelindung mulut dan hidung, serta perlengkapan lainnya untuk melindungi mata dan kulit.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diharapkan untuk mengamankan sumber air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh,” imbau PVMBG.

Dalam situasi ini, masyarakat juga diminta agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan informasi palsu (hoaks), dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

PVMBG menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu mengikuti arahan dan informasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, EGM AP II BIM Indrawansyah menyampaikan bahwa penutupan operasional BIM dan penghentian aktivitas penerbangan di Sumbar, ditetapkan hingga pukul 22.00 WIB, Jumat (5/1/2024).

“Sekarang masih terdapat sebaran abu vulkanik di kawasan bandara. Evaluasi akan dilakukan setelah waktu tersebut berakhir, dengan mempertimbangkan data VAC Darwin yang mencatat adanya sebaran debu vulkanik di area poligon,” jelasnya. (*)