Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

WNA Pemilik Visa Diizikan Masuk Sumbar Sejak 15 September

  • Bagikan
WNA pemilik visa 2021
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar R Andika Dwi Prasetya. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – WNA pemilik visa kunjungan sudah bisa masuk ke Indonesia. Tentunya termasuk Provinsi Sumatera Barat. Namun Warga Negara Asing (WNA) tersebut, harus tetap memenuhi persyaratan protokol kesehatan. Selain itu, mereka harus sudah melakukan vaksinasi Covid-19.

Kebijakan ini sesuai dengan peraturan terbaru. Yakni Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34 Tahun 2021, tentang Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam masa penanganan pandemi Covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar, R Andika Dwi Prasetya, saat Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) dan Sosialisasi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34 Tahun 2021, di Kota Padang, Selasa (21/9/2021).

BACA JUGA:  Mobil Damkar di Padangpariaman Disorot Banyak Fraksi

Dia menjelaskan, Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34 Tahun 2021 ini telah mulai diberlakukan sejak 15 September 2021 lalu, sejak disahkan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly. Dalam peraturan sebelumnya, pemerintah memberlakukan pembatasan ketat terhadap WNA yang ingin masuk ke wilayah Indonesia.

Intinya, yang diizinkan masuk yaitu WNA pemilik visa. Baik WNA yang memiliki visa diplomat, visa dinas, visa izin tinggal tetap, ataupun visa izin tinggal terbatas. Ia mengakui bahwa peraturan terbaru tersebut ada kelonggaran dibandingkan peraturan sebelumnya.

“Dengan permen ini sudah lebih longgar, memiliki visa kunjungan, orang asing sudah bisa masuk di wilayah RI,” kata Andika -sapaan R Andika Dwi Prasetya, yang didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Syamsul dan Kepala Bidang Intelijen Penindakan Keimigrasian, Hendiartono.

BACA JUGA:  SDC Pasaman Barat Disarankan Ikut Kurangi Pengangguran

Kendati demikian, tambahnya, ada syarat-syarat teknis yang telah ditetapkan dan harus dipenuhi WNA pemilik visa, sebelum mereka bisa masuk ke Indonesia. Paling utama sesuai ketentuan internasional adalah memenuhi syarat protokol kesehatan dan telah melakukan vaksinasi.

“Tujuan aturan baru ini, agar bisa segera kembali membangkitkan kondisi perekonomian nasional melalui masuknya orang asing. Membawa manfaat dan dampak positif, investasi akan menjadi naik kembali,” terangnya.

“Juga perjanjian-perjanjian kerja sama dan bisnis mereka orang-orang dari luar di negara kita bisa  mendongkrak kondisi ekonomi yang makin baik,” tambah mantan Kepala Kanwil Kemenkumham Banten ini.

Jumlah WNA Pemilik Visa di Sumbar

Lebih lanjut Andikan menyebut, berdasarkan data, hingga saat ini jumlah orang asing yang berada di wilayah hukum Provinsi Sumatera Barat sebanyak 271 orang. Mereka berstatus izin tinggal kunjungan keluarga dan bisnis.

BACA JUGA:  Ujian SKD CASN dan PPPK di Padang 2 Minggu Lagi

“Kalau orang-orang yang baru masuk, sejak sebelum keluarnya Permen Nomor 34 Tahun 2021 ini ngak ada. Ke-271 orang asing ini yang sudah stay, berada di Sumbar,” ujar Andika. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan