Wisuda Ke-123 UNP Protokolnya bakal Lebih Ketat

  • Bagikan
wisuda ke-123 UNP
Rektor UNP Prof. Ganefri memastikan penerapan protokol kesehatan bakal lebih ketat dalam pelaksanaan wisuda ke-123 UNP yang akan digelar 26-28 Juni 2021. (Foto: Humas UNP)

Padang | Datiak.com – Pelaksanaan wisuda ke-123 UNP dipastikan bakal lebih ketat besok (26/6). Hal itu disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, lewat siaran pers UNP, kemarin. Dengan begitu, wisudawan UNP bisa merasakan keamanan ekstra nantinya.

Seperti dikehatui, wisuda ke-123 UNP bakal diikuti sebanyak 1.381 orang lulusan dari kampus keguruan negeri terkemuka di Indonesia tersebut. Wisuda ke-2 UNP di tahun 2021 ini, dilaksanakan di di Auditorium Kampus Utama UNP, di Air Tawar, Kota Padang.

“Pelaksanaan wisuda ini sudah mengantongi izin Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat,” ujar Prof. Ganefri dalam siaran pers tersebut.

Perlindungan ekstra dilakukan pihaknya, tambah Prof. Ganefri, untuk memastikan gelaran wisuda terhindar dari paparan Covid-19. Pasalnya, wabah Covid-19 sampai saat ini masih mengkhawatirkan di sejumlah daerah di Indonesia. Termasuk di Sumatera Barat, karena kasus paparan virus corona itu masih banyak ditemukan di Ranah Minang ini.

BACA JUGA:  Apel Kesiapsiagaan Bencana, Kapolres Mentawai Cek Menyeluruh

“Penerapan protokol kesehatan yang ketat sangatlah penting untuk mencegah wisudawan kita terpapar Covid-19 itu. Lalu meningkatkan metode pemeriksaan kita,” ujar Prof. Ganefri.

Makanya, lanjut Prof. Ganefri, pelaksanaan wisuda ke-123 UNP ini turut diperpanjang menjadi 3 hari. Yakni dari 26 sampai 28 Juni 2021. Meskipun, sebenarnya wisuda tersebut bisa dilaksanakan dalam dua hari saja.

“Penambahan hari pelaksanaan ini untuk pembatasan jumlah orang dalam wisuda tersebut. Acara wisuda ini juga tidak bisa dihadiri para keluarga wisudawan secara langsung di Auditorium,” kata Prof. Ganefri.

“Agar keluarga wisudawan tetap bisa menyaksikan momen berharga ini, Tim PTIK dan Humas UNP akan menyiarkannya secara live di channel YouTube UNP, ” imbuhnya.

BACA JUGA:  APBD Mentawai Tahun 2021, bakal Dialokasi Rp 22 Miliar untuk Vaksinasi
Pemeriksaan Jelang Wisuda Ke-123 UNP

Langkah antisipasi lainnya yang dilakukan pihaknya, yaitu meningkatkan metode pemeriksaan. Jika sebelumnya penentuan bebas Covid-19 dilakukam dengan rapid antibody, kali ini ditingkatkan menjadi rapid antigen.

“Jadi, seluruh peserta wisuda ke-123 UNP, pimpinan UNP hingga fakultas, pimpinan senat, panitia, para tamu, satuan pengamanan (satpam), bahkan awak media, akan menjalani tes ini (rapid antigen, Red),” ungkapnya.

Katanya, tes rapid antigen tersebut bakal dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, di Lubukbuaya, Padang, hari ini (25/6). “Tes ini dilakukan oleh tim kesehatan Poliklinik UNP yang juga bagian dari Satgas Covid-19 UNP. Dengan begitu, insya Allah kita bisa merasa lebih terhindar dari paparan Covid-19,” imbuh Prof. Ganefri.

BACA JUGA:  DPRD dan HMI Bukittinggi Cekcok saat Audiensi

Untuk mencegah terjadinya penumpukan peserta setelah wisuda, baik di dalam ruangan ataupun di sekitaran Auditorium UNP, ia memastikan petugas keamanan UNP akan bersikap tegas.

“Kita juga menerapkan kebijakan untuk tidak membagikan snack (semilan) atau makan-makanan selama berlangsungnya acara wisuda ke-123 UNP ini. Sebab kita menilai hal ini berpotensi terjadinya kelengahan yang berdampak penyebaran Covid-19,” ungkap Prof. Ganefri.

Untuk itu, Prof. Ganefri berharap setiap yang terlibat dalam prosesi wisuda tersebut, harus benar-benar mematuhi arahan dari tim Satgas Covid-19 UNP. Sehingga, risiko paparan Covid-19 dapat dihindari di lokasi perhelatan akbar para lulusan UNP tersebut. (da.)


Temukan berita Padang terkini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan