Warga Padang Bisa Ditangkap Keluar Malam

  • Bagikan
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah ketika diwawancarai awak media sebelum pandemi corona. Untuk mengcegah penyebaran Covid-19 ini, ia membuat Surat Instruksi tegas, sehingga warga Padang bisa ditangkap keluar malam jika tak punya alasan yang jelas. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Pemerintah Kota Padang mulai mengambil langkah lebih tegas dalam mencegah berkembangnya Covid-19 atau virus corona. Warga Padang pun bisa ditangkap keluar malam. Hal itu tertuang dalam Surat Instruksi Wali Kota Padang Nomor: 020/Pol. PP/2020.

Tindakan penertiban warga Padang yang keluar malam dimulai malam ini (30/3). Jadi, masyarakat yang kedapatan berkeliaran, terlebih ”bandel” saat ditertibkan, dipastikan bakal ditindak tergas.

”Masyarakat dilarang berpergian keluar rumah (malam hari) dimulai pada pukul 22.00 WIB sampai 06.00 WIB,” demikian penekanan pada poin pertama Instruksi Wali Kota Padang yang diterbitkan tanggal 30 Maret 2020 tersebut.

Walau begitu, dalam poin pertama itu Pemko Padang masih diberikan kerenggangan kepada warganya. Yakni mengizinkan keluar rumah untuk kebutuhan mendesak saja. Contohnya membeli kebutuhan pokok, pergi berobat, atau melakukan hal sangat penting lainnya. Namun, warga yang memiliki alasan penting itu harus tetap menggunakan masker.

BACA JUGA:  BNPB Bantu Padangpariaman Tangani Covid-19

“Bagi masyarakat yang tidak mematuhi instruksi ini akan ditindak oleh TNI/Polri serta Organisasi Kemasyarakatan/Pemuda,” isi poin kedua surat Instruksi tersebut.

Dalam poin kegita, dijelaskan bahwa tindakan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Kota Padang. Artinya, setiap warga bisa ditangkap keluar malam, apabila mereka tidak memiliki alasan yang kuat.

Dari data yang dihimpun Datiak.com di website resmi Perkembangan Covid-19 Kota Padang, tercatat jumlah total Pelaku Perjalanan dr Area Terjangkit (PPT) 2.118 orang. Sedangkan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 102 orang. Lalu Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 8 orang.

Dari 8 PDP tersebut, sebanyak 4 orang yang sudah dinyatakan negatif dari virus corona. Sedangkan 3 orang lainnya positif virus corona. Lalu, 1 orang lagi meninggal dunia karena virus ganas tersebut. (da.)

  • Bagikan