Walau ODP Bertambah, Pasbar Masih Zona Hijau

  • Bagikan
Bupati Pasbar, Yulianto (dua dari kiri) mendampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, meninjau pos pencegahan Covid-19 di perbatasan Pasbar. Sejauh ini, Pasbar masih menjadi zona hijau atau belum ada kasus positif Covid-19. (Foro: Diskominfo Pasbar)

Pasaman Barat | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat (Pasbar) menilai daerahnya masih berada di zona hijau pandemi Covid-19 atau virus corona. Meskipun, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di sana terus mengalami peningkatan sejak tiga hari terakhir.

Peningkatan jumlah ODP tersebut terjadi lantaran Pemkab Pasbar kesulitan dalam mencegah antusias para perantaunya pulang. Selain itu, peningkatan jumlah ODP juga terjadi dari para pelaku perjalanan dari area terjangkit. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pasbar, Edi Busti.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah ODP tersebut, imbuhnya, Pemkab Pasbar akan menyediakan fasilitas karantina. Yakni di Gedung Diklat Talu yang berada di Kecamatan Talamau. Bahkan, gendung itu sudah disurvei langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, didampingi Bupati Pasbar, Yulianto.

BACA JUGA:  Deflasi di Sumbar pada Februari -0,38 Persen

Walau begitu, juru bicara Satgas Covid-19 Pasbar, Gina Alecia mengatakan daerahnya masih masuk kategori aman dari ancaman pandemic corona tersebut. Sebab di sana belum ada ditemukan warganya terinfeksi atau positif virus mematikan itu.

”Kita masih zona hijau. Sebab tidak ada kasus (pasien positif corona, Red) terkonfirmasi sampai saat ini,” ujar.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pencagahan secara maksimal. Yakni dengan menjaga ketat perbatasan, serta memaksimalkan sosialisasi agar masyarakat tetap berada di rumah serta menjalani pola hidup bersih dan sehat.

”Jaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menggunakan masker hal penting untuk menghindari virus ini. Makanya kita terus sosialisasikan ini ke masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pra TMMD ke-110 di Mentawai Dikebut, Personel Kodim Kerja Sigap

Dengan begitu, ia yakin Pasbar dapat terhindar dari wabah baru tersebut. ”Insya Allah kita dijauhi dari virus ini. Untuk itu, mari kita banyak-banyak berdoa,” ajaknya.

Data yang dihimpun Datiak.com dari website resmi Pasaman Barat Tanggap Virus Covid-19, Minggu (5/4), tercatat sebanyak 113 ODP. Artinya, jumlah ODP itu bertambah 13 orang dibandingkan Sabtu (4/4) yang tercatat sebanyak 100 ODP.

Tidak hanya beruntung belum ada pasien positif corona di sana, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga tidak mengalami peningkatan hingga Minggu (5/4), yakni masih sebanyak 5 orang PDP. (da.)

  • Bagikan