Viralnya Harga Makanan Marawa Beach Club, Aktivis Pariwisata Sumbar Bersuara

  • Bagikan
Viralnya Harga Makanan Marawa Beach Club, Aktivis Pariwisata Sumbar Bersuara
Yulnofrins Napilus, adalah seorang aktivis pariwisata Sumbar. Ia juga pendiri Forum Forum Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar dan Forum Masyarakat Peduli KA Sumbar. (Foto: FB Nofrins Napilus Full)

Padang | Datiak.com – Viralnya harga makanan Marawa Beach Club di Padang, turut memancing pegiat atau pemerhati pariwisata di Sumbar. Mereka pun mengemukakan pandangannya terkait investasi Raffi Ahmad tersebut. Hal ini seperti terlihat dalam grup WhatsApp Gernasta Sumbar.

Salah seorangnya yaitu Yulnofrins Napilus, yang dikenal sebagai aktivis pariwisata Sumbar. Ia mengutarakan pendapat, setelah salah seorang anggota grup mengirim link berita menyangkut viralnya harga makanan Marawa Beach Club di Padang.

“Di Bali, kalau makan kita pasti cari tempat yang sesuai kantong. Kalau di hotel bintang 5, ya pasti harganya selangit. Air mineral aja sebotol bisa Rp 25 ribu,” tulis Nofrins -sapaan akrab Yulnofrins Napilus, dalam grup itu.

Ia pun menilai, Sumbar sangat bersyukur bisa mendapatkan investasi kelas bintang 5. “Semakin banyak orang berkantong tebal yang datang ke Sumbar, akan makin banyak uang “tercecer” di Sumbar. Bukan cuma di Marawa itu saja pitih tingga (uang tertinggal, Red),” cermatnya.

Pendiri Forum Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar itupun turut mengutarakan harapannya, agar media bisa terus mengedukasi masyarakat. “Semua pilihan (tempat berwisata, Red). Ini (Marawa Beach Club, Red) bukan bangunan dengan APBN atau APBD,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap soal harga makanan Marawa Beach Club viral itu, bagian dari proses (edukasi) saja. “Kalau orientasinya (pembahasan Marawa Beach Club, Red) untuk edukasi nggak apa-apa. Tapi kalau sensasi, takut investor masuk ke Sumbar. Kita semua bertanggung jawab secara moril,” tukas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu. (da.)


  • Bagikan