Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Vaksinasi Lansia di Mentawai Didukung Prajurit TNI

  • Bagikan
Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Serda Rudi saat divaksinasi. Ia mendukung suksesnya vaksinasi lansia di Mentawai.
Foto: Sabarial

Mentawai | Datiak.com – Angka vaksinasi di kalangan lanjut usia (lansia) di Mentawai masih rendah. Dari 11.746 orang lansia, baru 195 orang atau 1,66 persen vaksinasi lansia di Mentawai yang dilakukan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, Lahmuddin Siregar, kemarin.

Katanya, vaksinasi lansia di Mentawai belum dapat dilaksanakan secara maksimal, disebabkan beberapa hal. Pertama menyangkut geografis Kepulauan Mentawai yang sulit diakses. Begitu soal mobilisasi vaksin di sana. “Lansia yang sudah vaksinisasi tahap kedua di sini baru sebanyak 12 orang,” kata Lahmuddin.

Rata-rata, imbuhnya, lansia yang belum divaksinasi tinggal di pedalaman atau pelosok Mentawai. Timnya kini terus berusaha untuk menjangkau kalangan lansia itu. Sebab, mereka menilai lansia sangat berisiko jika terpapar Covid-19.

BACA JUGA:  Pencuri Motor di Bukittinggi Ditembak saat Melarikan Diri

“Penyumbang angka kematian tertinggi karena Covid-19 yaitu kalangan lanjut usia. Makanya kita berusaha keras agar seluruh lansia terlindungi dengan vaksin,” ucapnya.

Di sisi lain, prajurit TNI tampak ikut andil dalam mendorong vaskinasi lansia di Mentawai. Salah satunya seperti dilakukan oleh Babinsa Koramil 02/Muara Siberut, Serda Rudi. Sehingga, vaksinasi lansia di Mentawai, terkhusus di wilayah kerjanya berlajan lancar.

Serda Rudi tidak saja melakukan pengaman, tetapi ikut divasinasi bersama lansia di Kantor Desa Muntei Siberut. “Vaksin ini penting untuk melindungi kita dari bahaya Covid-19. Jadi, masyarakat tidak perlu cemas jika diajak ikut vaksinasi Covid-19,” hemat Serda Rudi.

Terlebih lagi, lanjutnya, vaksinasi Covid-19 dilakukan dengan sangat teliti. Buktinya, setiap calon penerima suntikan vaksin, menjalani serangkaian pemeriksaan atau screening oleh medis. Di antaranya pengukuran tensi darah, suhu tubuh, dan pengecekan riwayat penyakit.

BACA JUGA:  Hasil Rapid Test 900 Petugas KPPS di Padang Reaktif

“Jadi hanya yang lulus pemeriksaan (screening) yang akan disuntik vaksin. Untuk itu, kita tidak perlu mendukung suksesnya vaksinasi lansia di Mentawai yang merupakan kalangan rentan jika terpapar Covid-19,” cermatnya.

Belum lagi, katanya, usai divaksinasi, setiap peserta yang disuntik vaksin bakal ditinjau atau diobservasi terlebih dahulu oleh petugas media selama 30 menit. Jika tidak ada tampak atau keluhan efek samping, setiap peserta vaksinasi dipersilahkan pulang. (da.)

 

  • Bagikan