Usulan Pemindahan Sel Penahanan Muzni Zakaria Dikabulkan

  • Bagikan
Terdakwa Muzni Zakaria (kiri) saat diserahkan ke LP Klas IA Padang, Kamis (11/6). (Foto: Istimewa)

Padang – Penahanan Bupati Kabupaten Solok Selatan non aktif, Muzni Zakaria, dipindahkan dari sel tahanan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IA Padang, Kamis (11/6) sekitar pukul 14.00 WIB. Pemindahan itu dilakukan berdasarkan ketetapan Majelis Hakim Nomor: 25/Pid.Sus.Tpk/Pn.Pdg tanggal 10 Juni 2020.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rikhi Benindo Maghaz membenarkan bahwa pihaknya telah memindahkan lokasi penahanan Muzni Zakaria. Hal itu setelah adanya ketetapan dari Majelis Hakim.

“Sebelum dipindahkan, Muzni menjalani rapid test dahulu. Hasil non reaktif. Jadi, selama mengikuti persidangan berikutnya, Muzni dititip di LP Padang,” kata Rikhi.

Sedangkan Kepala LP Klas IA Padang, Arimin mengatakan, perlakuan terhadap Muzni Zakaria akan akan sama den dengan tahanan lainnya di LP Padang. Memang, katanya Muzni Zakaria akan diisolasi di blok terpisah dari tahanan lain terlebih dahulu. “Paling lama (isolasi Muzni Zakaria, Red) dua minggu,” ujar Arimin.

Seperti diketahui, sebelumnya Penasihat Hukum Muzni Zakaria dari Kantor Hukum Elza Syarief Law Office, David Fernando memang mengajukan permohonan pemindahan sel tahanan Muzni Zakaria. Yakni dari sel tahanan Polda Sumbar ke LP Klas IA Padang.

Alasan permohonan pemindahan itu karena kondisi sel di Polda Sumbar dinilai over kapasitas. Sedangkan Muzni Zakaria katanya mempunyai riwayat penyakit jantung, bahkan telah dipasangi ring.

“Kami meminta Majelis Hakim bisa memindahkan tempat penahanan klien kami ke Lapas Muaro Padang. Jadi, kondisi kesehatan beliau tetap terjaga, dan persidangan dapat berjalan sesuai jadwal,” ungkap David usai persidangan di PN Kelas IA Padang, Rabu (10/6). (da.)

  • Bagikan