TMMD di Mentawai Kaya Manfaat, Bupati Minta OPD Dukung Penuh

  • Bagikan
Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet menyaksikan Dandim 0319/Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto, menandatangani naskah pekerjaan TMMD di Mentawai. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet sangat mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Sebab, TMMD di Mentawai mendukung pemerintah daerah dalam pembangunan.

Untuk itu, Yudas meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemkab Kepulauan Mentawai, mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-110. Misalnya soal administrasi yang berpotensi menghambat pelaksanaan programnya.

“Kita harus bersinergi agar TMMD di Mentawai lancar. Sebab, program ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, terkhusus yang tinggal di sekitar tempat pelaksanaannya,” hemat Yudas usai menandatangani naskah pekerjaan TMMD ke-110, di Aula Kantor Bupati Mentawai, Selasa (2/3).

Yudas menjelaskan bahwa pembukaan TMMD ke-110, terpaksa dilaksanakan tanpa upacara di lapangan. Hal itu dilakukan sesuai ketentuan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Hal itupun dibenarkan oleh Dandim 0319/Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto.

BACA JUGA:  Pemko Pariaman bakal Bangun Museum Kereta Api

Kendati begitu, imbuh Letkol Czi Bagus, tujuan pelaksanaan TMMD ke-110 di sana, tetap pada hakikatnya. Yakni untuk mendukung percepatan pembangunan di Kepulauan Mentawai. “TMMD ke-110 yang dimulai hari ini, dilaksanakan di Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara,” kata Dandim.

Dalam program tersebut, tambahnya, terdapat kegiatan fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik, di antaranya pembukaan badan jalan sepanjang 5 kilometer dengan lebar 10 meter, disertai parit di sisi kanan dan kiri jalan lebar 1 meter.

“Sasan fisik lainnya dalam program TMMD ke-110 ini yaitu renovasi 5 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), renovasi 2 unit masjid, serta renovasi 2 unit gereja,” paparnya.

Sedangkan kegiatan non fisik, katanya berupa penyuluhan dan sosialisasi. Di antaranya menyangkut kebangsaan, bahaya teroris dan narkoba, pertanian dan peternakan, hukum, penanggulangan bencana, dan kesehatan lingkungan.

BACA JUGA:  Napi Asimilasi Lakukan Pencurian dengan Kekerasan terhadap Mahasiswi

“Yang pasti juga dilakukan sosialisasi terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pokoknya hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan masyarakat. Baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang,” tukas Letkol Czi Bagus. (da.)

  • Bagikan