Tim Pengabdian UNP Ajarkan Media Pembelajaran 3D

  • Bagikan
Tim pengabdian UNP dari Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial usai memberikan pelatihan media pembelajaran 3D di SMAN 2 Batang Anai. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Kepala sekolah, guru geografi dan siswa-siswi SMA Negeri 2 Batang Anai, menyambut positif program pengabdian masyarakat yang dilakukan tim pengabdian masyarakat Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Padang (UNP). Tim pengabdian UNP itu memperkenalkan media pembelajaran 3D model lipatan dan patahan serta struktur bumi.

Kegiatan tersebut diketua Sari Nova dengan tim dosen Deded Chandra, Helfia Edial, Lailaturrahmi, Sri Kandi Putri, dan mahasiswa Jurusan Geografi FIS UNP. Lantaran pelaksanaan programnya di masa pandemi Covid-19, tim pengabdian UNP itu tampak dilengkapi dengan masker dan face shield (pelindung wajah).

Sari Nova menjelaskan, program pengabdian yang dilakukan pihaknya mengusung judul judul Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Geografi 3D Model Lipatan dan Patahan serta Struktur Bumi, di SMAN 2 Batang Anai Padangpariaman dan SMAN 5 Kota Pariaman. “Jadi tidak hanya di SMAN 2 Batang Anai, pengabdian kita juga ke SMAN 5 Kota Pariaman,” ujar Sari.

BACA JUGA:  DPRD Padangpariaman Dukung Fakta Integritas PMII Tolak UU Ciptaker

Menurutnya, media pembelajaran 3D itu penting untuk guru geografi dan para peserta didik. Sehingga, mereka memahami dan melihat langsung bentuk patahan, lipatan dan struktur bumi. “Pengabdian ini merupakan program tahunan dosen-dosen di lingkungan UNP. Tujuannya adalah untuk menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi. Yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” ucapnya.

Dalam prakteknya, imbuh Sari, khusus di SMAN 2 Batang Anai, sebelum memulai membuat media pembelajaran 3D, peserta dibagi menjadi dua tim. Tim pertama membuat lipatan bumi, sedangkan tim kedua membuat patahan. “Kalau di SMAN 5 Kota Pariaman hanya dibagi menjadi 1 kelompok. Setiap kelompok didampingi 1 mahasiswa dan 1 dosen dengan menjadi jarak dan mematuhi protokol Covid-19,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pandemi Corona di Sumbar Semakin Mengkhawatirkan

Sayang, lanjut Sari, kondisi pandemi Covid-19 memaksa mereka untuk membatasi jumlah peserta kegiatan. Yakni hanya 5 siswa dan 1-3 guru geografi di SMAN 2 Batang Anai ataupun saat mengadakan pengabdian di SMAN 5 Kota Pariaman.

Respon Sekolah

Kepala SMAN 2 Batang Anai Mandriyanti, mewakili para guru geografi di sana sangat berterima kasih telah dipilih sebagai objek pengabdian Jurusan Geografi FIS UNP. “Kami sangat senang karena sekolah kami menjadi lokasi pengabdian masyarakat oleh tim pengabdian masyarakat Jurusan Geografi FIS UNP. Ini tentunya bermanfaat bagi kami rangka meningatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pembelajaran,” Mandriyanti.

Menurutnya, ilmu yang diberikan tim pengabdian masyarakat dari Jurusan Geografi FIS UNP tentang pembuatan media pembelajaran 3D, pasti akan sangat berguna untuk meningkatkan minat siswa belajar geografi di sana. “Pembelajaran 3D khusus lipatan, patahan, dan struktur bumi sangat menarik. Siswa kami pasti akan sangat senang mempelajarinya,” hemat Mandriyanti.

BACA JUGA:  Kasus Narkoba di Pariaman Cenderung Meningkat

Hal itu dibenarkan Tiara Winda Sari, salah seorang siswi SMAN 2 Batang Anai yang mengikuti pelatihan itu. Menurutnya, program pelatihan pembuatan media pembelajaran 3D sangat menarik dan menyenangkan untuk didalami. Dia pun berharap tim pengabdian UNP terus memberikan ragam pelatihan setiap tahun di sana.

Begitupun disampaikan Kurniawan, siswa lainnya yang menjadi peserta pelatihan. Setelah mempelajari pembelajaran 3D, ia semakin termotivasi mendalami geografi dan pembuatan media lainnya. Untuk itu, ia berharap tahun-tahun selanjutnya ada ilmu baru diantarkan tim pengabdian UNP ke SMAN 2 Batang Anai. (da.)

  • Bagikan