Tes Swap Kedua Positif, TA Masih Memungkinkan Diisolasi di Rumah

  • Bagikan
TA (dalam ambulance) tetap tampak ceria jelang berangkat ke RSUD Pariaman untuk mengikuti uji swab kedua, Jumat (10/4). (Foto: Humas Padangpariaman)

Padangpariaman – Hasil tes swab kedua pasien positif covid-19 di Nagari Tobog Gadang Timur, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang sudah diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Padangpariaman, Selasa (14/4). Ternyata, pasien berinisial TA itu masih dinyatakan positif terinfeksi virus corona tersebut.

Dari hasil tes kedua itu, Kepala Dinkes Padangpariaman, Yutiardi Rivai mengatakan, pihaknya kini mempersiapkan sejumlah opsi penanganan TA. Di antaranya dengan memperketat pengawasan TA. Artinya, opsi ini memungkinkan TA kembali menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“(TA) Tetap di rumah dengan catatan neneknya kita pisah karena rentan (terpapar covid-19, Red),” jawab Yutiardi saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya, Selasa (14/4) sore.

Untuk opsi lainnya, imbuh Yutiardi, TA berkemungkinan dikirim ke fasilitas karantina yang ada di Padangpariaman. Yakni Asrama Haji yang berada di Sungai Buluh Selatan, Kecamatan Batang Anai. Atau, katanya TA berkemukinan dikarantina di Balai Pelatihan Kesehatan di Gunug Pangilun, Padang.

“Mudah-mudahan ada opsi lain dari Satgas kita. Masih menunggu (hasil swab nenek dan ibu TA, Red),” pungkasnya.

Riwayat Kejadian

Seperti diketahui, TA merupakan pasien positif covid-19 pertama dan satu-satunya di Padangpariaman sampai sekarang. Ia diduga terpapar virus tersebut usai melaksanakan praktek lapangan (PL) di salah satu hotel di Kota Bukittinggi.

Sepulang dari kota berikon Jam Gadang tersebut, TA sempat mengalami demam sehingga ia pergi berobat ke RSUD Pariaman. Karena demamnya dinilai medis tidak terlalu berat, wanita muda itupun diizinkan pulang pada Minggu (29/3).

Hanya berselang dua hari, yakni pada Selasa (31/3), Dinkes Padangpariaman menerima hasil tes swab TA dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Ternyata, siswi SMKN 1 Sintuk Toboh Gadang tersebut dinyatakan positif covid-19.

Namun, TA berada pada golongan pasien positif ringan. Sehingga, ia hanya menjalani isolasi di rumah, dengan pengawasan ketat Satgas Penanganan Covid-19, TNI/Polri, serta pihak nagari tempat tinggalnya.

Setelah 15 hari menjalani isolasi mandiri itu, TA kembali dijemput tim medis untuk mengikuti tes swab kedua. Ia diangkut ke RSUD Pariaman, Jumat (10/4) lalu. Sayangnya, hasil tes swab kedua itu TA masih dinyatakan positif covid-19. (da.)

  • Bagikan