Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Terdampak Covid-19, Tutaskan Penyaluran 870 Ton Beras April Ini

  • Bagikan
Bupati dan Ketua DPRD Padangpariaman menyalurkan bantuan beras untuk warga terdampak Covid-19. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman mulai mengeluarkan cadangan berasnya yang berada di Bulog. Hal itu untuk menanggulangi warganya yang terdampak pandemi Covid-19. Total beras yang telah dipersiapkannya sebanyak 820 ton. Tahap pertama, beras disalurkan sebanyak 5 ton. Lokasinya di Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.

Penyaluran salah satu bahan kebutuhan pokok itu merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data tambahan 15 persen. Nagari Kuranji Hilir mendapat jatah pertama karena tercepat dalam penyusunan DTKS.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, dari hasil pendataan, jumlah masyarakat Padangpariaman yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19 sebanyak 91 ribu jiwa. ”Itu baru dari DTKS, belum lagi dari data tambahan sekitar 15 persen yang kini masih didata pemerintah nagari,” ujarnya.

BACA JUGA:  Iriadi-Agus jadi Paslon Nomor Urut 4 di Pilkada Kabupaten Solok

Guna memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak Covid-19, katanya Pemkab Padangpariaman menyiapkan kebutuhan pangan berupa beras sebanyak 820 ton atau senilai Rp 26 miliar. ”Diperkirakan, penanganan dampak ekonomi dengan pengendalian pangan, membutuhkan danan sekitar Rp 50 miliar,” ungkapnya.

Untuk pengendalian dampak ekonomi karena Covid-19, pihaknya juga mengalokasikan anggaran dari dana desa, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta CSR perusahaan hingga bantuan perantau. ”Bantuan ini kita sediakan untuk memenuhi kebutuhan tiga bulan ke depan untuk warga yang ekonominya terdampak Covid-19,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua DPRD Padangpariaman, Arwinsyah memastikan, pihaknya di lembaga legislatif siap membantu Pemkab Padangpariaman. Terutama dalam percepatan penanganan dampak ekonomi masyarakat, karena Covid-19.

BACA JUGA:  Tanggul Limbah Jebol, 600 Nelayan di Pasbar Sengsara

”Kita tidak ingin masyarakat sampai menjerit karena C-19 ini. Jadi, silakan bupati bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) menyusun anggaran untuk Covid-19. Kita upayakan secepatnya menyetujuinya,” ujar Arwinsyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Padangpariaman, Syafriwal mengatakan, pihaknya akan menyusun data secepatnya. Untuk itu, ia mengimbau nagari agar cepat mengirim data warganya yang terdampak.

”Untuk bulan April ini kita upayakan secepatnya tersalurkan bantuan ke seluruh nagari di Kabupaten Padangpariaman ini,” ujar KadinsosP3A yang akrap disapa Alex tersebut. (da.)

  • Bagikan