Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Terbitkan Surat Edaran untuk Mengatur Orang Masuk Mentawai

  • Bagikan
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepulauan Mentawai, Serieli Bawamanawi, menjelaskan dalam jumpa pers bahwa Pemkab Mentawai telah terbitkan Surat Edaran Nomor: 360/505/BUP-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Coronavirus Disease 2019. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terbitkan Surat Edaran Nomor: 360/505/BUP-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Surat tersebut ditujukan untuk pelaku perjalanan ke Kepulauan Mentawai selama libur dan cuti bersama tahun 2020 ini.

“Libur bersama terhitung mulai 28-30 Oktober. Makanya kita terbitkan surat edaran, untuk mengatur pergerakan orang yang masuk ke Mentawai ini,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Serieli Bawamanawi, kepada awak media, Jumat (23/10).

Salah satu ketentuan yang telah diatur, imbuh Serieli, setiap orang yang memasuki Kepulauan Mentawai, wajib mengikuti Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), atau yang lebih dikenal dengan istilah tes swab. “RT-PCR itu dilakukan kepada pengunjung setelah 4 hari berada di Kepulauan Mentawai ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Perahu Nelayan Mentawai Diterjang Ombak, Satu Orang Terseret Arus

Pengambilan sampel swab yang akan dites di laboraturium, katanya dapat diikuti di Puskesmas atau posko pemeriksaan yang telah disediakan Pemkab Kepulauan Mentawai. Jika pengunjung dari Padang ingin mengikuti swab RT-PCR di Kota Padang, pihaknya juga menyediakan layanan di Jalan Azizi No. 121 Andalas, Kota Padang.

“Pengambilan swab di kantor penghubung Mentawai di buka dari pukul 09-12 hingga 15:00 WIB. Sedangkan layanan swab di Kota Padang dibuka dua jam sebelum keberangkatan kapal,” papar Serieli yang juga dan juga Kabag Hukum Setdakab Kepulauan Mentawai.

Seperti diketahui, Pemkab Mentawai menjadi salah satu daerah paling ketat soal pencegahan Covid-19 di Sumbar. Bahkan, awal pandemi ini merebak di Sumbar, Bupati Kepulauan Mentawai mengambil sikap agar dilakukan karantina lokal sementara waktu. Berkat usaha tersebut, Mentawai sampai kini masih menjadi daerah dengan risiko rendah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Lindungi Ulama dari Masa Sulit Corona

Kendati begitu, bukan berarti tidak terdapat terkonfirmasi positif di sana. Dari laporan situs resmi Pemprov Sumbar, terkonfirmasi positif Covid-19 masih bertambah di Mentawai sebanyak 3 orang, Jumat (23/10). Sehingga, tercatat sudah 82 orang terkonfirmasi positif virus corona di Bumi Sikerei tersebut. Untungnya, 53 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan tidak ada kasus kematian pasien Covid-19 di sana. (da.)

  • Bagikan