Tarok City Bagus untuk Agrowisata Peternakan Lebah Madu

  • Bagikan
Akademisi dari jurusan biologi FMIPA Unand ketika meninjau Tarok City. Mereka menilai kawasan pendidikan itu potensial untuk dikembangkan agrowisata peternakan lebah madu sebagai sarana edukasi. (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Tarok City memang memiliki potensi besar. Kali ini, akademisi dari Jurusan Biologi Fakultas Matematika Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas (Unand), berkeinginan mengembangkan agrowisata di sana. Yakni peternakan lebah madu.

“Selain dapat dijadikan lahan agrowisata, peternakan lebah di Tarok City bisa juga dijadikan kawasan edukasi. Jadi, pengunjung dapat belajar sambil bermain di sana,” hemat Tesri Mairizal, salah seorang akademisi Jurusan Biologi FMIPA Unand tersebut.

Sebenarnya, imbuh Tesri, pengembangan peternakan lebah madu sudah ada di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Padangpariaman. Peternakan itu dibangun sejak masa pemerintahan Anas Malik.

“Namun, kendala yang dihadapi saat ini, alat pemeras madu dan izinnya belum ada di sana. Jadi, kami berharap Pemkab Padangpariaman memfasilitasi segala hal yang jadi kendala tersebut,” harapnya.

Jika dikembangkan secara serius, tambahnya, selain Tarok City, Kecamatan Sungai Geringging juga potensial untuk pengembangan galo-galo dan lebah madu.

“Peternakan lebah madu ini tentu sangat banyak manfaatnya untuk Padangpariaman nantinya,” pungkasnya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, sangat menyambut baik ide sekaligus niat rombongan akademisi Jurusan Biologi FMIPA Unand tersebut. Menurutnya, wacana itu pasti sangat menunjang pembangunan Padangpariaman ke depannya.

“Pemkab akan memfasilitasi segala kebutuhan FMIPA Unand untuk mencapai niat baik itu. Salah satunya soal perizinan. Jadi, kami meminta proposal serta administrasi segera dikirim,” pinta Ali Mukhni.

Terkait potensi Tarok City untuk agrowisata, Ali Mukhni menjelaskan kepada awak media, penilaian akademisi tersebut sangatlah benar. Bahkan, sebelumnya ia juga berencana mengembangkan kebun binatang mini di sana.

“Intinya, kita ingin Tarok City ini jadi pusat studi terbesar di Indonesia. Seluruh hal yang mengedukasi akan berkembang di sini. Baru-baru ini, kita juga mendapat dukungan pengembangan kawasan ini, dari para pakar berbagai perguruan tinggi ternama di Sumbar,” ungkapnya. (da.)

  • Bagikan