Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Target PAD Pariwisata Mentawai Turun 11 Kali Lipat

  • Bagikan
Kadisparpora Kepulauan Mentawai, Joni Anwar, mengungkapkan bahwa targat PAD pariwisata Mentawai turun dari Rp 9 miliar menjadi Rp 800 juta karena pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memutuskan untuk menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata pada Maret 2020 lalu. Target PAD pariwisata Mentawai yang semula Rp 9 miliar, diturun menjadi Rp 800 juta.

Keputusan memperendah target PAD pariwisata Mentawai itu, berdasarkan hasil analisa Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepulauan Mentawai. Hal itu karena wisatawan yang berkunjung ke Bumi Sikerei tersebut, merosot drastis sejak merebaknya pandemi Covid-19.

“Ya, benar. Penurunan target PAD kita di sektor pariwisata itu berdasarkan analisa bagian keuangan. Semua terjadi wabah Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kepulauan Mentawai, Joni Anwar, Kamis (26/11).

Jika dibandingkan tahun lalu, imbuhnya, kedatangan wisatawan ke Mentawai tahun 2020 ini jauh merosot. Per Oktober 2020, hanya 1.244 nusantara dan 115.986 wisatawan asing atau dari luar negeri yang datang ke sana.

Sedangkan di tahun 2019, katanya jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Mentawai jauh lebih banyak. Yakni 9.164 wisatawan nusantara dan 989.906 wisatawan mancanegara (luar negeri). “Penurunan jumlah wisatawan itu sudah pasti karena dampak pandemi,” hematnya.

“Seperti kita ketahui, hampir seluruh Negara di dunia terdampak virus corona itu. Dominan Negara membuat kebijakan pembatasan aktivitas keluar-masuk warganya. Terlebih keluar-masuk dari Negara mereka,” tambahnya mencermati.

Kendati demikian, kata Joni, kondisi sulit itu ternyata tidak begitu merugikan sektor pariwisata di Kepulauan Mentawai. Buktinya, target PAD pariwisata yang diturunkan menjadi Rp 800 juta, masih bisa dilampaui dengan hasil cukup memuaskan.

“Dari data yang kita terima hingga akhir Oktober 2020, sektor pariwisata kita berkontribusi untuk PAD Kepulauan Mentawai sekitar Rp 1,2 miliar. Hasil ini tentu sangat memuaskan kita di masa pandemi ini,” ucapnya.

Joni sangat berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir. Tidak saja di Indonesia, tetapi di seluruh belahan dunia. Mengingat dominan wisatawan yang masuk ke Mentawai adalah turis mancanegara.

“Kita tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk patuh protokol kesehatan. Sehingga, seluruh sektor penggerak ekonomi kita kembali berjalan normal, khususnya pariwisata yang bisa kembali ramai dikunjungi,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan