Tapir yang Terdampar di Batubusuk, Kondisinya Teraniaya

  • Bagikan
tapir yang terdampar di Batubusuk
Seeko tapir terdampar di Sungai Batubusuk, tampak dibuntuti oleh sejumlah remaja dan anak-anak di kawasan tersebut. (Foto: Ist)

Padang | Datiak.com – Seekor Tapir yang terdampar di Batubusuk, Kelurahan Lambuangbukik, Kecamatan Pauh, kondisinya begitu mengkhawatirkan. Hewan dengan mana latin Tapiridae ini, tampak mengalami luka-luka dan kondisi kaki kiri belakangnya patah.

Kamis (17/2), keberadaan Tapir di Sungai Batubusuk tersebut memancing rasa penasaran warga. Sehingga, banyak warga yang berkumpul untuk melihat hewan berbulu hitam putih itu. Warga yang penasaran, mengikuti langkah Tapir yang berjalan mengikuti arus sungai.

Kepala Satgas Polisi Kehutanan Balai KSDA Provinsi Sumbar, Zulmi Gusrul, mengatakan bahwa kemungkinan Tapir yang terdampar di Batubusuk itu, terkena jeratan karena kondisi kakinya yang bengkak dan patah. Ditambah lagi kondisi badannya yang penuh dengan luka-luka. Kemungkinan jatuh dari jurang dan dihantam oleh batubatu sungai.

“Kemungkinan terjatuh juga terkena jeratan. Saya perhatikan kaki kiri belakangnya sudah membengkak. Sepertinya terkena jeratan beberapa hari akibatnya kaki Tapir tersebut jadi patah dan akhirnya terjatuh dari hutan,” ujarnya.

Zulmi juga menambahkan, apabila dilihat dari besarnya, kemungkinan berat Tapir yang terdampar di Batubusuk itu 100 Kg, dengan umur yang terbilang masih muda.

Ia menjelaskan Tapir tersebut memang berhabitat di seluruh hutan yang ada di kawasan tersebut, ditambah lagi dengan makanan Tapir berupa dedaunan, dan di lokasi tersebut juga terdapat sawah.

“Tapir memang berhabitat di hutan-hutan seperti ini, ditambah lagi di daerah sini juga ada sawah. Tapir tersebut makanannya adalah daun-daunan. Di sini kan ada sawah, kemungkinan Tapir tersebut juga makan padi yang ada di lokasi tersebut,” ujarnya.

Zulmi menambahkan, ia sudah membawa 5 orang anggota untuk mengevakuasi Tapir yang terdampar di Batubusuk itu. Tapir ini pasti akan dievakuasi karena kondisi hewan tersebut sangat mengkhawatirkan. Dalam evakuasi tersebut, pihaknya sudah meminta bius kepada dokter hewan dan akan mengevakuasinya dengan alat seadanya.

“Sebelumnya kami sudah menelepon dokter hewan, tapi karena dokter hewan sakit maka kami hanya meminta bius untuk mengevakuasi Tapir ini. Kami juga akan menyembuhkannya terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke habitatnya,” ujarnya.

Seorang warga Batubusuk, Zul Efendi mengatakan Tapir ini terlihat pada pukul 16.00 di tengah sungai dengan kondisi yang lemah. Sehingga banyak warga yang berkumpul untuk menyaksikan Tapir ini.

“Saya melihatnya pukul 16.00 dan juga baru dapat informasi dari warga lainnya. Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Baru kali ini terjadi di lokasi ini ada Tapir yang terdampar di Batubusuk ini,” ujarnya.

Ia berharap Tapir ini akan dievakuasi secepatnya dan dapat diselamatkan serta dikembalikan ke habitatnya. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan hewan tersebut akan mati. “Kita berharap supaya hewan ini dievakuasi secepatnya agar tidak mati. Dan segera dikembalikan ke habitatnya. Sebab hewan tersebut juga makhluk hidup yang dilindungi,” ucapnya. (da.)


Baca berita Padang hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan