Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Tanaman Rumah Solusi IRT Tangguh Hadapi Corona

  • Bagikan
Rodi Indra Saputra meninjau tanaman rumah yang dibudidayakan salah seorang KPM PKH Tanjung Mutiara. (Foto: Dok Rodi)

Agam | Datiak.com – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, bisa sepenuh mengikuti intruksi pemerintah, agar tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19. Sebab, mereka tidak lagi dipusingkan memikirkan pergi ke pasar, untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur.

Pasalnya, sejumlah kebutuhan dapur telah ditanamnya secara mandiri menggunakan polybag oleh para KPM yang ada di sana. Di antaranya cabai, bawang prei, kunyit, tomat, serai, jahe, dan tanaman berusia pendek lainnya.

“Program ini sudah satu tahun dilaksanakan KPM kita di sini. Alhamdulillah, hasilnya memang sangat membantu mereka. Terlebih dalam kondisi pencegahan penyebaran Covid-19 sekarang,” kata Rodi Indra Saputra, salah seorang pendamping social PKH di Tanjung Mutiara tersebut.

Rodi yang dihubungi Datiak.com via WhatsApp pribadinya, juga menjelaskan bahwa program tersebut bukanlah program wajib PKH. Namun, pendamping di sana tertarik untuk menggerakkan program tersebut kepada KPM-nya, agar mereka lebih diringankan dalam memenuhi kebutuhan dapur.

“Ternyata ide kita itu disambut baik oleh KPM. Jadi, di sepakati masing-masing PKH menanam dalam 10 polybag tanaman rumah itu,” ungkap pria muda yang kini menjalani kuliah Magister di Universitas Negeri Padang tersebut.

Terbukti, hasil tanaman itu memang sangat membantu para KPM PKH di sana. Terlebih saat pandemi virus corona saat ini. Mereka tetap merasa aman meskipun tidak keluar rumah untuk berbelanja.

“Kemarin (7/4), saya dihubungi salah seorang KPM PKH. Mereka mengaku sangat terbantu karena tanaman rumah itu mampu memenuhi segala kebutuhan dapurnya,” ungkap Rodi.

Menurut Rodi, apa yang dilakukan KPM PKH di tempatnya itu sangat pantas dicontoh kalangan ibu rumah tangga (IRT). Sehingga, mereka tidak kesulitan meskipun dalam kondisi sulit seperti sekarang ini.

Tidak hanya itu, membudayakan menanam tumbuhan usia pendek untuk kebutuhan dapur, menurutnya juga sangat membantu perekonomian rumah tangga.

“Banyak manfaatnya dengan bertanam seperti ini. Uang yang biasanya kita gunakan untuk berbelanja, kini bisa digunakan untuk yang lebih penting,” pungkasnya. (da.)

BACA JUGA:  Perubahan KUA-PPAS 2021 di Padangpariaman mulai Dibahas
  • Bagikan