Senin, 20 Maret 2023

Datiak.com

Berita Terbaru Hari Ini dan Informasi Terkini

Survei Harga BBM Naik: 78 Persen Menolak, Bagaimana dengan Anda?

Ilustrasi penyaluran BBM bersubsidi yang diduga tidak tepat sasaran. (Gambar: Tim Datiak.com)
1373 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Hasil survei harga BBM naik yang dijalankan Indikator Politik, menunjukkan 78,7 persen masyarakat tidak setuju. Mereka menolak harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dinaikkan. Survei ini dijalankan pada 25-31 Agustus 2022, sebelumnya harga BBM dinaikkan.

Burhanuddin Muhtadi selaku Direktur Eksekutif Indikator Politik mengutarakan, hasil dari survei sekitar 45,1 persen masyarakat tidak setuju harga BBM dinaikkan. Lalu, 33,6 persen kurang setuju, 15,6 persen setuju, dan 2,4 persen amat setuju. Selebihnya, sebanyak 3,4 persen tidak memastikan sikap setuju atau tidak.

“Sebagian besar masyarakat kurang atau mungkin tidak setuju dengan peningkatan harga BBM, yakni sebanyak 78,7 persen,” kata Burhanuddin di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Ia menjelaskan, waktu survei harga BBM naik dijalankan, lebih kurang 71,8 persen atau sebagian besar masyarakat sudah mengetahui rencana pemerintahan meningkatkan harga BBM. Hanya saja, 28,2 persen masyarakat yang mengaku tidak tahu.

Survei harga BBM naik yang dilakukan Indikator Politik, mengikutsertakan 1.219 responden.

Responden pada survei harga BBM naik yang dilakukan Indikator Politik yaitu penduduk Indonesia berumur 17 tahun ke atas atau telah menikah dan punya ponsel. Penentuan contoh dijalankan lewat metoda random digit dialing (RDD). RDD adalah cara menunjuk contoh lewat proses pembangkitan nomor ponsel/telpon secara random.

1.219 responden diputuskan lewat proses pembangkitan nomor ponsel/telpon secara random, validasi, dan screening. Margin of error survei diperhitungkan lebih kurang 2,9 persen di tingkat keyakinan 95 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *