Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Sumbar Bisa Darurat Narkoba, Penyelupan 100 Paket “Hai” Dicegat

  • Bagikan
Tim Unit II Satresnarkoba Polres Pasaman mengamankan MI (duduk) beserta barang bukti 100 paket narkoba jenis ganja. Banyaknya narkoba yang diangkut MI, tentunya membuat Sumbar bisa darurat narkoba apabila terhasil teredarkan. (Foto: Istimewa)

Pasaman | Datiak.com – Sumbar bisa darurat narkoba. Pasalnya, penyeludupan barang haram tersebut, terus menyasar Ranah Minang ini dalam jumlah besar. Sebelumnya, 100 kilogram ganja diamankan beserta tersangkanya di Payakumbuh. Sabtu (10/10), pemburuan tim Satresnarkoba Polres Pasaman yang berhasil mengamankan pengangkut 100 paket ganja kering tersebut.

Kasus itu setelah petugas di sana meringkus MI, di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi. Tepatnya, di Kampung Gunung Tua, Jorong Selamat Kenangarian Stombol, Kecamatan Padang Gelugur. Pria 44 tahun yang tercatat sebagai warga Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukitinggi itu, diringkus tim Satresnarkoba Polres Pasaman sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan, penangkapan tersebut berawal saat tim Satresnarkoba mendapatkan informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja kering melewati Kabupaten Pasaman. Sehingga, Tim Unit II Satresnarkoba di sana langsung melakukan penyelidikan dan penyisiran jalan di Kecamatan Rao.

Tiba-tiba, imbuhnya, petugas melihat 1 unit mini bus Suzuki Karimun BA 1676 CQ melintas. Petugas pun mencurigainya dan langsung melakukan pengejaran. Beruntung, anggotanya berhasil menghentikan mobil pelaku tanpa perlawanan.

“Setelah berhasil memberhentikan, petugas kita langsung menggeledar pengemudi mobil yang bernama MI (inisial),” kata AKBP Dedi yang didampingi Kasat Narkoba Iptu Syafri Munir, Sabtu (12/10).

Selain itu, anggotanya turut menggeledah mobil yang diangkut MI. Tertanya, di dalamnya petugas melihat ada enam karung goni dalam kondisi berisi. Mencurigai karung itu, polisi pun langsung mengeluarkannya dari mobil dan membukanya. “Pas dibuka, tertanya di dalam karung berisi paket-paket ganja yang dibungkus dengan lakban cokelat,” ungkap AKBP Dedi.

Dari pengakuan dari tersangka, paket-paket ganja tersebut diangkutnya dari Kabupaten Madina, Provinsi Sumatera Utara. Daun neraka” itu memang diproyeksikan untuk diedarkan di Sumbar. Jika hal itu berhasil dilakukan, Sumbar bisa darurat narkoba karena banyaknya korban. “Kepada siapa tersangka akan menyerahkan barang ini sekarang masih dalam penyelidikan,” katanya.

Keterangan Kasatresnarkoba

Sedangkan Kasatresnarkoba Polres Pasaman, Iptu Syafri Munir, selain mengamankan tersangka dan 100 paket ganja kering tersebut, pihaknya juga menyita 1 unit mini bus Suzuki Karimun yang digunakan tersangka. Tidak itu saja, dompet kulit hitam milik tersangka yang berisikan uang Rp 250 ribu turut disita.

Sekarang, pihaknya terus melakukan interogasi dan penyelidikan terhadap tersangka MI. Tujuannya untuk melacak ke mana paket narkoba dengan nama lain “Hai” itu akan diserahkan. “Atas perbuatannya, tersangka ini terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Iptu Syafri. (da)

  • Bagikan