Suhatri Bur-Rahmang Deklarasikan Kemenangan

  • Bagikan
Suhatri Bur-Rahmang bersama Mahyudin dan Amran Tambi serta para pendukungnya di rumah Mahyudin yang terletak di Nagari Limpato, VII Koto Sungai Sariak. (Foto: Datiak.com)

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Padangpariaman nomor urut 1, Suhatri Bur-Rahmang, memilih bijak dalam mendeklarasikan kemenangannya. Meskipun keunggulannya di Pilkada Padangpariaman, sudah diketahuinya dari real count internalnya sejak Rabu malam (9/12). Ingin tahu alasannya?

Minggu (13/12), pasangan calon bupati dan waki bupati Padangpariaman, Suhatri Bur-Rahmang, berkumpul di Rumah Ketua Tim Relawan Suhatri Bur-Rahmang, H. Mahyudin, di Nagari Limpato, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Di sana tampak hadir Ketua Harian Tim Pemenang Suhatri Bur-Rahmang, H. Amran Tambi, serta para pendukung Suhatri Bur-Rahmang.

Di momen yang tidak terlalu ramai tersebut, Suhatri Bur-Rahmang beserta pendukungnya ternyata mendeklarasikan kemenangannya di Pilkada Padangpariaman. Keputusan deklarasi itu diambilnya 4 hari setelah pemilihan, lantaran rekapitulasi surat suara sudah sampai di tingkat kecamatan.

“Ketika selesai melaksanakan pemungutan suara 9 Desember 2020, alhamdulillah malamnya kita sudah mendapatkan rekapitulasi penghitungan suara dan hardcopy C1 di TPS. Sebab kita mempunyai 2 saksi per TPS. 1 saksi di dalam TPS, 1 orang saksi lagi di luar TPS,” ujar Suhatri Bur yang didampingi Rahmang, Mahyudin, Amran Tambi, serta sejumlah pendukungnya.

Makanya, imbuh Suhatri Bur, pihanya sudah mendapatkan perhitungan keseluruhan perolehan suara di Padangpariaman, Rabu (9/12) malam. Yakni sebanyak 40,6 persen dari seluruh surat suara yang memilih Suhatri Bur-Rahmang.

“Kita sudah memiliki keyakinan (unggul perolehan suara, Red) sejak Rabu malam (9/12) itu. Sebab kita yakin data kita real karena saksi memoto langsung C1 plano, serta membawa hardcopy C1 kecil. Saksi kita yang membawa C1, sebelumnya sudah kita latih dan kita bekali melalui setiap koordinator kita yang ada di nagari, sehingga mereka bertanggung jawab dan teliti,” kata mantan Ketua KPU Padangpariaman tersebut.

BACA JUGA:  3 Pejabat Kabupaten Solok Diminta KASN kembali Dihukum

“Dari hasil itu kita juga tahu bahwa perolehan suara kita unggul dari kandidat lainnya. Tapi, kita tidak berani hari itu (deklarasi, Red), karena adanya real count di situ website KPU. Meskipun, sejak awal input di situs KPU sampai sekarang kita menempati perolehan suara tertinggi,” imbuh cabup yang kini menjabat Wakil Bupati Padangpariaman itu.

Jadi, pihaknya lebih memilih mengedepankan menunggu proses rekapitulasi data hingga tingkat kecamatan. Sehingga, pihaknya memutuskan untuk mendeklarasikan kemenangan, Minggu (13/12), karena rekapitulasi suara memang sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan di Padangpariaman.

“Tertanya, angkanya (rekapitulasi kecamatan, Red) juga tidak jauh meleset. Hanya terdapat selisih lima suara, karena ada pemilih kita yang memberi tanda contreng bukan coblos. Sehingga, 5 surat suara pemilih kita itu tidak sah secara undang-undang,” ungkapnya.

“Namun, alhamdulillah kekurangan lima suara kita tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persentase perolehan suara keseluruhan kita. Jika sebelumnya 40,6, turun sedikit menjadi 40,59. Artinya, kalau pembulatan tetap saja 40,6 persen,” hematnya.

Rasa Syukur

Dalam kesempatan itu, Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Padangpariaman di ranah dan rantau. Baik yang berpartisipasi langsung untuk mendukungnya selama proses jelang pemilihan, ataupun yang mendukung dengan datang ke TPS.

“Alhamdulillah, di era pandemi Covid-19 ini pemungutan suara di Padangpariaman juga berjalan aman, lancar, dan terkendali. Tidak ada hal-hal yang sifatnya mengganggu dan merusak demokrasi di Padangpariaman,” cermatnya.

Ia juga mengaku bangga dan berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu Padangpariaman. Sebab berkat kerja keras kedua lembang tersebut, Pilkada Padangpariaman berjalan aman dan lancar di masa pandemi Covid-19. “Semoga kerja baik KPU dan Bawaslu Padangpariaman dalam penyelenggaraan pemilihan ini menjadi ladang ibadah,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemko Pariaman Batasi Agenda ASN ke Luar Daerah

Ia juga berterima kasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkupimda) di Padangpariaman. Yakni Polres Padangpariaman, Kodim 0308 Pariaman, Kejari Pariaman, dan Pengadilan Negeri Pariaman. Menurutnya, peran besar datang dari Forkopimda dalam mewujudkan pilkada aman dan lancar.

“Kita juga berterima kasih kepada teman-teman media yang selama ini meliput kegiatan kita dan mengeksposnya sesuai aturan yang berlaku selama masa pilkada. Apa yang kita raih saat ini, tentunya juga tidak terlepas dari dukungan teman-teman media,” ungkap Koordinator Marketing Harian Indonesia Express tahun 1999–2000 itu.

Ketua DPD PAN Padangpariaman tersebut juga berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh partai pengusung dan pendukung Suhatri Bur-Rahmang di Pilkada Padangpariaman. Di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), serta Partai Nasional Demokrat (NasDem).

“Teristimewa dua kandidat kita lainnya, yaitu bapak Tri Suryadi-Taslim dan Refrizal-Happy Neldy. Masyarakat tentunya sangat kesulitan dalam menentukan pilihan 9 Desember kemarin. Sebab beliau juga putra terbaik Padangpariaman,” kata Ketua DPP LPM Padangpariaman periode 2008–2014 tersebut.

Wujudkan Visi

Untuk itu, Suhatri Bur mengajak masyarakat Padangpariaman di ranah dan rantau, yang ada hak pilih ataupun tidak, kembali menyatukan tekad untuk mencapai satu tujuan. Yakni mewujudkan Padangpariaman Berjaya ke depannya.

“Mari kita bersatu kembali dengan mengenyampingkan perbedaan. Biduak lalu kiambang batawuik. Saatnya kita bersama-sama membangun Padangpariaman ke depannya. Saya yang diamanahkan untuk Padangpariaman 5 tahun ke depan, mengajak masyarakat ranah dan rantau bersatu, kita kawal jalannya roda pemerintahan,” ajaknya.

BACA JUGA:  Transparan, Tercepat Laporkan Kekayaan

Sebab, ia memastikan bakal selalu melibatkan, memperhatikan masukan dan aspirasi masyarakat, dalam setiap pembentukan kebijakan. Terlebih kebijakan yang bersifat prinsip. “Harapan kita, dengan begitu pembangunan dan program berjalan dengan aman dan lancar di Pemkab Padangpariaman,” katanya.

Jika itu terwujud, ia optimis Padangpariaman akan memiliki good and clear government ke depannya. “Kita akan selalu memberikan reward kepada masyarakat serta pejuang pemerintahan daerah yang berjibaku memajukan daerah. Sebab itulah yang melatarbelakangi lahirnya visi kita. Padangpariaman religius, unggul berkelanjutan, sejahtera dan berbudaya, yang muaranya Padangpariaman Berjaya,” pungkasnya.

Tetap Kawal

Dalam kesempatanm itu, Ketua Tim Relawan Suhatri Bur-Rahmang, H. Mahyudin, mengatakan bahwa dirinya memilih mengajak Suhatri Bur-Rahmang memakukan deklarasi kemenangan di rumahnya, lantaran dirinya juga berpamitan untuk kembali ke Jakarta. “Jadi saya juga mohon doa restu agar selama sampai tujuan nantinya,” ujar Mahyuddin yang diamini seluruh yang hadir di sana.

Mahyudin sangat bersyukur Suhatri Bur-Rahmang mendapat kepercayaan masyarakat Padangpariaman untuk memimpin Pemkab Padangpariaman 5 tahun ke depan. Menurutnya, kemenangan Surau –singkatan Suhatri Bur-Rahmang Unggul– adalah kemenangan masyarakat Padangpariaman.

“Insya Allah hasil ini (perolehan suara Suhatri Bur-Rahmang, Red) tidak akan mengalami perubahan sampai penetapan oleh KPU Padangpariaman. Untuk itu, mari terus kita kawal seluruh surat suara sampai plano penetapan tingkat kabupaten,” ajaknya.

Mahyudin turut berterima kasih atas dukungan seluruh pihak, relawan atau pendukung Suhatri Bur-Rahmang, serta masyarakat Padangpariaman. “Sekarang saatnya kita membantu dan mengawal pasangan Suhatri Bur-Rahmang untuk mewujudkan visi Padangpariaman Religius, Unggul Berkelanjutan, Sejahtera dan Berbudaya. Sehingga, kita merasakan Padangpariaman Berjaya nantinya,” pungkas Mahyudin. (da.)

  • Bagikan