Iklan Melayang
Iklan Melayang

Suhatri Bur Minta Dukungan Pengembangan Pariwisata Padangpariaman

  • Bagikan
Suhatri Bur saat menyerahkan proposal kepada Sandiaga Uno agar Kemenparekraf mendukung pengembangan pariwisata Padangpariaman.
Foto: Humas Padangpariaman
banner 468x60

Jakarta | Datiak.com – Bupati Padangpariaman Suhatri Bur antarkan proposal ke Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Sandiaga Uno, di Jakarta, Selasa (13/4). Tujuannya untuk pengembangan pariwisata Padangpariaman. Sebab, sangat banyak potensi wisata minat khusus, terlebih objek wisata keluarga di sana.

Kepada Sandi, Suhatri Bur menjelaskan bahwa Padangpariaman memiliki banyak potensi pariwisata. Namun, keterbatasan anggaran membuat pengembangan wisata Padangpariaman sulit dilakukan pihaknya secara maksimal.

banner 336x280

Untuk itulah, Suhatri Bur mengajukan proposal ke Sandi secara langsung, agar Kemenparekraf langsung menindaklanjuti usulan pengembangan pariwisata Padangpariaman. “Kita memiliki 72 objek wisata. Sebenarnya sudah kita garap, tetapi belum maksimal karena kondisi anggaran kita yang terbatas,” ungkap Suhatri Bur kepada Sandi.

Manurutnya, apabila pengembangan pariwisata Padangpariaman dilakukan dengan baik, sangat besar manfaatnya untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan untuk PAD Sumatera Barat karena Padangpariaman pintu masuk Ranah Minangkabau tersebut.

“Kita memiliki objek wisata minat khusus nomor 1 dunia, yakni Lubuk Nyarai. Lalu objek wisata religius terbesar di Sumatera Barat, yaitu Kawasan Syekh Burhanuddin,” kata Suhatri Bur yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Padangpariaman, Jon Kenedi.

Potensi yang Terhambat

Hanya saja, lanjut Suhatri Bur, pengembangan Kawasan Syekh Burhanuddin yang sudah dialokasikan dananya oleh Kementerian PUPR. Bahkan sudah sempat dimulai realiasasi anggaran tersebut. Namun, pandemi Covid-19 membuatnya terhenti.

“Makanya, sekarang kita usulkan lagi Rp 144 miliar untuk pengembangan pariwisata Padangpariaman ke Kementerian PUPR, khususnya di Kawasan Syekh Burhanuddin tersebut,” ucapnya kepada Sandi.

Mulai dari pintu masuk Padangpariaman, yakni Bandara Internasional Minangkabau (BIM), imbuh Suhatri Bur, sudah terdapat objek wisata potensial, yaitu Muara Anai. Sebelumnya, pihaknya sudah berkomitmen dengan Pemprov Sumbar untuk mengembangkan wisata air di sana.

“Wisata air yang direncanakan di sana dilengkapi pelabuhan untuk transportasi pengangkut wisatawan yang hendak ke Pulau Mandeh Pesisir Selatan ataupun Mentawai. Kami sangat berharap hal ini bisa terwujud,” ungkap Suhatri Bur.

Pengembangan pariwisata Padangpariaman yang menurutnya sangat penting yaitu di Pantai Tiram. Sebab, di sana sudah sangat berkembang usaha kuliner khas Padangpariaman.

“Jika saja Kemenparekraf mendukung dengan mengalokasikan dana Rp 6 miliar, kita bisa buatkan jembatan penghubung pantai yang semakin menarik wisatawan ke sana,” tukas Suhatri Bur. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan