Suhatri Bur: Jangan Biarkan Kami Sesuka Hati

  • Bagikan
Suhatri Bur dan Rahmang memberi sambutan saat silaturahmi dengan awak media di Rumah Makan Lesehan Nara, Pantai Nagari Ketaping, Selasa (9/3). (Foto: Datiak.com)

Padangpariaman | Datiak.com – Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur – Rahmang, bersilaturahmi dengan seluruh awak media mitra Pemkab Padangpariaman, di Rumah Makan Lesehan Nara, Pantai Nagari Ketaping, Selasa (9/3). Pertemuan itu sengaja diagendakan Suhatri Bur-Rahmang, untuk mengungkapkan seruluh harapannya.

Acara tersebut juga tampak dihadiri Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik, Anwar, Kadiskominfo Zahirman, Direktur PDAM Aminuddin, Kabag Humas dan Protokol Anton Wira Tanjung, serta Ketua PWI Padangpariaman Damanhuri.

Suhatri Bur menjelaskan, dirinya memiliki pengalaman yang cukup panjang di media dulunya. Saat itu, ia bertugas sebagai kepala marketing dan iklan di salah satu koran harian di Indonesia. “Jadi Aciak (sapaan Suhatri Bur, Red) paham betul bagaimana bekerja teman-teman wartawan, meskipun saya tidak pernah menjadi wartawan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Profil Kabupaten Padangpariaman

Ia menilai bahwa awak media pasti akan selalu mendukung segala yang menyangkut kepentingan publik. Begitupun sebaliknya, media pasti mengkritik pihak-pihak yang mengganggu dan merugikan publik atau masyarakat. “Maka dari itu, Aciak memastikan bakal selalu mendengarkan masukan-masukan positif dari rekan-rekan untuk kemajuan Padangpariaman,” ungkap Suhatri Bur dianggukkan oleh Rahmang.

Kebanyakan kritikan biasanya menjadi liar tak berujung, menurutnya lantaran terputusnya komunikasi dan silaturahmi. Untuk itu, dalam pertemuan tersebut ia menyarankan agar media terus mengingatkannya. Sebab,bisa saja ia lupa akan saran dan masukkan lantaran kesibukan.

“Jangan biarkan kami sesuka hati. Kepala daerah itu memang harus dikawal sikap dan kebijakannya. Sebab, dalam bekerja kami membawa nama baik dan harapan besar masyarakat Padangpariaman,” pintanya.

BACA JUGA:  Pelaku Pencurian dengan Pemberatan di Mentawai Tertangkap

Dalam kesempatan itu, Suhatri Bur mengungkapkan keinginannya mewujudkan Padangpariaman Berjaya, dengan berlandaskan empat program unggulan. Yakni meningkatkan kualitas hidup beragama di masyarakat, menjaga keutuhan budaya, membuat dan menjalankan program yang berkelanjutan, serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Padangpariaman.

“Semua itu hanya bisa dicapai secara bersama-sama. Tak mungkin Aciak dan ajo Rahmang (wakilnya, Red) saja. Harus ada kerja inovatif di OPD, dukungan penuh Forkopimda dan lapisan masyarakat, serta peran kontrol dan dukungan sosialisasi media,” paparnya.

Kakak dan Adik

Sebagai Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur tak ingin dirinya bersikap layaknya atasan, terlebih kepada wakilnya. Untuk itu, ia lebih menganggam Rahmang layaknya seorang kakak. “Waktu menjadi wabup, saya panggil Ajo (sapaan untuk kakak laki-laki di Padangpariaman, Red) ke bupati (Ali Mukhni, Red). Sekarang sudah jadi bupati, saya menyapa Ajo ke wabup,” beber Aciak disambut tawa peserta silaturahmi tersebut.

BACA JUGA:  SPBU Sioban Beroperasi, Inflasi Bisa Terkendali

Artinya, imbuh Suhatri Bur, ia merasa Tuhan sengaja memberinya gambaran secara langsung agar tidak meninggikan diri hanya karena jabatan yang diamanahkan masyarakat kepadanya. Sebab, apapun posisinya pasangannya tetap orang yang lebih tua usia darinya.

“Aciak dan ajo Rahmang sudah kenal sangat lama. Insya Allah, hubungan kami akan terjaga. Jadi mohon dukungan rekan-rekan agar silaturahmi baik ini tidak renggang,” pungkasnya. 

Penjelasan Suhatri Bur pun mendapat apresiasi dari para jurnalis yang hadir di sana. Mereka berharap agar apa yang sampaikan Suhatri Bur dan Rahmang bisa mewujudkan impiannya menjadikan Padangpariaman Berjaya. (da.)

  • Bagikan