SPBU Sioban Beroperasi, Inflasi Bisa Terkendali

  • Bagikan
Masyarakat saat antrian mengisi BBM kendaraannya di SPBU Sioban, Sabtu (7/11). (Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – SPBU Sioban yang terletak di Dusun Tak kuman, Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, sudah mulai beroperasi. Sehingga, masyarakat di sana lebih dimudahkan dan diringankan memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM). Penilaian itu disampaikan oleh Camat Sipora Selatan, Jasril, kemarin (7/11).

Sebelum adanya SPBU, lanjut Jasril, harga BBM di Sioban berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 15 per liternya. Jadi, menurutnya keberadaan SPBU di Dusun Tak Kuman sudah tentu akan sangat membantu masyarakat di Kecamatan Sipora Selatan. Mulai dari ketersediaan BBM ataupun harganya.

“Sioban ini penentu stabilitas ekonomi di Kecamatan Sipora Selatan. Artinya, apabila harga barang atau kebutuhan pokok murah di Sioban, sudah pasti dampaknya juga dirasakan desa lainnya di Sipora Selatan,” hemat Jasril.

BACA JUGA:  Kupas Cara Dorong Eksistensi Pemuda Sukseskan Pilkada

Sebab, imbuhnya, Desan Sioban merupakan pusat kecamatan. Sehingga, masyarakat dan pedagang dari desa lainnya di sana, berbelanjanya memang ke Sioban. Tak heran, apabila keberadaan SPBU di Sioban, sudah sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat di Sipora Selatan.

“Hal prioiritas yang dikejar masyarakat desa lain ke Sioban ini adalah BBM. Misalnya yang dari Desa Bosua, Beriulou bahkan Betumonga. Makanya, apabila harga BBM stabil di Sioban, pasti angka inflasi tidak akan melonjak tajam di desa-desa lainnya,” cermatnya.

Masih Pengerjaan

Meskipun sudah mulai beroperasi, tetapi pembangunan infrastrukturnya belum 100 persen rampung. Sebab, pembangunannya terkendala cuaca ekstrim di sana. Hal itu diungkapkan oleh Sudieli Hulu, selaku pemilik SPBU Sioban tersebut.

BACA JUGA:  Balita Stunting di Limapuluh Kota Banyak yang Belum Masuk JKN

“Cuaca yang sering hujan memang membuat kita terkendala melanjutkan pembangunan SPBU ini. Sebab alat berat tidak bisa beroperasi, karena mengantisipasi terjadinya longsor di kawasan SPBU,” ungkapnya.

Kendati demikian, lanjutnya, sebagian besar bangunan SPBU sudah rampung dikerjakan. Mesin pompa BBM pun sudah terpasang dan dapat dipergunakan. “Makanya kita memutuskan untuk memulai mengoperasikan SPBU ini secara bertahap. Dengan begitu, masyarakat lebih diringankan memperoleh BBM,” hematnya.

SPBU di Sioban Beroperasi Inflasi Bisa Terkendali 1

Sudieli menjelaskan bahwa harga BBM di SPBU Sioban sama dengan daerah luar Mentawai, seperti Kota Padang. Yakni Rp 6.450 per liter untuk BBM jenis Premium, dan Rp 5.150 per liter BMM jenis Solar. Harga itu tentunya sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan sebelum adanya SPBU di sana.

BACA JUGA:  Rentan Terpapar Covid-19, Santri Diingatkan Patuh Protokol Kesehatan

“Para pengecer BBM jenis Premium masih kita layani di sini. Hanya saja, apabila stok minyak masih di atas 5 ton. Jika di bawah itu, kita hanya melayani untuk pengisian kendaraan,” pungkas Sudieli. (da.)

  • Bagikan