Sopir Angkot Asal Agam Positif Corona

  • Bagikan
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Agam saat berada di rumah JD, salah seorang warga Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso yang dinyatakan positif covid-19. (Foto: Istimewa)

Agam – JD, salah seorang warga Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso dinyatakan positif terinfeksi covid-19 (virus corona baru), setelah hasil swab-nya dikeluarkan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Jumat (1/5).

Kabar itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr Indra Rusli. Untuk itu, pihaknya langsung mengunjungi rumah JD.

“Informasi Dinkes Payakumbuh memang ada warga Padang Tarok yang kontak dengan keluarga (pasien positif covid-19) di Payakumbuh. Petugas kini sedang melacak ke rumahnya,” ujar Indra Rusli.

Tim Gugus Tugas Covid-19 mendatangi rumah JD bersama camat, kapolsek, beserta danramil. Di rumah itu, JD diketahui tinggal bersama dua orang putrinya.

“Kami sudah melihat kartu keluarga (KK) yang bersangkutan (JD). Sekarang sedang diperiksa kesehatannya oleh tim medis,” ujar Kapolsek Baso, Iptu Yustian Syaiful.

Yustian berharap, informasi warga positif tersebut tidak membuat masyarakat panik. Terlebih sampai menolak dan mengucilkan keberadaan JD. Begitupun dengan keluarganya.

“Penyakit ini bukan aib. Jadi harusnya kita member dukungan demi kesembuhan pasiennya,” ajak Yustian.

Informasi yang dikumpulkan Datiak.com, keseharian JD diketahui bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot). Sehingga, ia setiap hari bolak-balik Agam-Payakumbuh. Selain itu, pria 62 tahun itu juga berjualan rokok. Kini JD menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Sedangkan menyangkut kondisi kesehatannya, JD dilaporkan masuk ke dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Sebab ia tidak ada mengalami demam, batuk, ataupun sesak nafas. (da.)

  • Bagikan