Iklan Melayang
Iklan Melayang

Sidak di Dinas ESDM Sumbar, Mahyeldi Berang dan Ancam Potong TKD

  • Bagikan
Sidak di Dinas ESDM Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat sidak di Dinas ESDM Sumbar, kemarin. (Foto: Pemprov Sumbar)
banner 468x60

Padang | Datiak.com – Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berang saat sidak di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, kemarin. Pasalnya, ia menemukan ASN tidak berada di ruangan saat sidak di Dinas ESDM Sumbar tersebut. Bahkan sejumlah ASN masih ditemukan keluyuran.

Ia juga masih menemukan ASN yang tidak melengkapi atribut pakaian dinas, seperti papan nama, lambang korpri dan pin tolak gratifikasi. “Sebetulnya saya ke sini ingin melihat secara langsung, sekaligus memastikan kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melayani masyarakat,” kata Mahyeldi.

banner 336x280

Mahyeldi pun mengunjungi satu per satu ruangan saat sidak di Dinas ESDM Sumbar tersebut. Ia sempat berang karena mendapati adanya kursi kosong. Alasan ketidakhadiran ASN di kursi itupun tidak jelas. Sehingga, Mahyeldi langsung menegur pimpinannya.

“Sudah jelas kursinya kosong, kalau pun itu tidak hadir harus ada alasan yang jelas. Misalnya cuti melahirkan atau cuti lain, atau alasan lain. Bagaimana kita bisa melayani masyarakat, sementara yang hadir saja masih terlihat santai dalam bekerja,” tegas Mahyeldi.

Menurutnya, semua ASN di lingkup Pemprov Sumbar harus bekerja secara maksimal dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Gubernur pun meminta Sekretaris ESDM Sumbar Mitro Wardoyo untuk memberikan teguran tertulis dan segera laporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dengan tembusan ke Gubernur Sumbar.

“Saya minta data absensi secara keseluruhan. Apabila nantinya didapati ada yang sengaja tidak masuk alias membolos, maka hukumannya yakni pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD). Segerakan buatkan laporannya,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan, apabila ditemukan adanya pelanggaran, bukan hanya hukuman disiplin ringan atau tertulis, tapi TKD satu bulan dihilangkan sekaligus peringatan tertulis. “Karena kalau pegawai kena tiga peringatan tertulis ini akan jadi pertimbangan buat promosi. Kemungkinan besar juga tidak akan naik pangkat,” tegas Mahyeldi mengakiri kegiatan sidak di Dinas ESDM Sumbar.

Sedangkan Sekretaris ESDM Sumbar Mitro Wardoyo menyebut segera menindaklanjuti instruksi Gubernur. Ia berharap, tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan ASN ESDM Sumbar ke depannya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan