Siaga Corona, Orang Dalam Pemantauan Bisa Bertambah

  • Bagikan
Sekdakab Padangpariaman Jonpriadi saat memberikan keterangan pers
SEKDAKAB Padangpariaman, Jonpriadi (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait upaya pencegahan covid-19 atau virus corona. (DATIAK.com Foto)


Padangpariaman – Lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Pasalnya, banyak faktor yang bisa memicu peningkat OPD tersebut. Terlebih Padangpariamanberada di poros Sumatera Barat. Selain itu, di sana terdapat pintu masuk ke ranah Minang tersebut, yakni Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Seperti diketahui, OPD yaitu orang yang diketahui baru bepergian ke daerah atau Negara yang terjangkit covid-19 atau virus corona. Artinya, seseorang yang ditetapkan sebagai ODP bisa saja warga lokal atau pendatang.

BACA JUGA:
  • Corona Tidak Alasan Libur Belajar
  • Ini Nomor Telepon Layanan Pencegahan Virus Corona

Lonjakan ODP yang menjadi perhatian besar Pemkab Padangpariaman saat ini, yaitu menyangkut kepulangan mahasiswa asal Padangpariaman yang kuliah di luar Sumatera Barat dalam waktu dekat. Pasalnya, mereka sudah mendekati masa libur kuliah.

“Kemudian juga dari Malaysia, beberapa (pelajar ataupun perantau, Red) kita yang sudah merencanakan pulang ke kampung halaman dalam waktu dekat ini,” ungkap Sekdakab Padangpariaman, Jonpriadi, saat jumpa pers di Media Center Bagian Humas dan Protokol Padangpariaman, kemarin (19/3).

Untuk itu, agar pemantauan atau pengawasan terhadap OPD tersebut berjalan maksimal, pihaknya sangat mengharapkan dukungan penuh lapisan masyarakat di nagari hingga korong. Baik itu tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, ninik mamak, terlebih wali nagari.

“Dukungan yang kita harapkan itu, bagaimana mereka bisa menyampaikan kepada ODP untuk tidak keluar rumah hingga 14 hari sejak kedatangannya,” ujar Jonpriadi.

Selain itu, pihaknya juga berharap ODP bersedia untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, sebagai antisipasi covid-19 tersebut. “Kita juga berharap agar masyarakat melaporkan, apabila mencurigai kondisi kesehatan orang di sekitarnya,” pungkas Jonpriadi.

BACA JUGA:

Menurut Jonpriadi, kesiagaan bersama sangat penting dalam mencegah masuknya covid-19 di Padangpariaman. Sehingga, masyarakat bisa kembali tenang dan lancar menjalankan aktivitasnya.

“Ini sesuai pernyataan Presiden yang ditindaklanjuti dengan cepat oleh bupati bahwa pencegahan covid-19 harus dilakukan bersama-sama. Mulai dari pemerintah hingga masyarakat harus pro aktif,” pungkas Jonpriadi yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di Padangpariaman.

Dalam kesempatan itu, Jonpriadi kembali mengingatkan agar masyarakat menjalani pola hidup sehat. Sebab, ketahanan tubuh sangat mendukung terhindar dari virus corona tersebut. (da.)

  • Bagikan