Seragam SD dan SMP di Solsel Digratiskan

  • Bagikan
SD dan SMP di Solsel
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Irwandi Osmaidi, saat mendampingi Bupati Solsel di Kemenpora beberapa waktu lalu. Kemarin Irwandi Osmaidi mengungkapkan bahwa seragam SD dan SMP di Solsel digratiskan karena sudah dianggarkan pembeliannya dalam APBD Solsel 2021. (Foto: Humas Pemkab Solsel)

Solok Selatan | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) melarang pihak SD dan SMP di Solsel melakukan pungutan biaya dalam bentuk apapun, saat penerimaan calon siswa baru tahun ajaran 2021/2022. Pasalnya, Pemkab Solsel telah mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan tersebut.

”Baik biaya seragam sekolah maupun biaya pendaftaran tidak dibenarkan dilakukan pemungutan oleh pihal sekolah tingkat SD dan SMP. Jika Ini dilakukan, artinya pungli dan akan diproses sesuai aturan yang ada,” tegas Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Irwandi Osmaidi, Senin (14/6).

Sebab, di tahun ajaran baru ini, Pemkab Solok Selatan telah mengalokasikan anggaran untuk seragam gratis bagi siswa, khusus untuk tingkat SD dan SMP. Lebih dari Rp 1 miliar dialokasikan untuk pengadaan seragam sekolah di Solsel dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Solsel Tahun 2021.

BACA JUGA:  Rektor UNP Ingin Bangun FIK di Stadion Utama Sumbar

Siswa baru nanti akan diberikan seragam sekolah. Yakni pakaian merah putih plus seragam pramuka untuk siswa SD, dan seragam putih biru plus seragam pramuka untuk SMP. ”Jadi, masing-masing baru 2 stel seragam yang sudah kita anggarkan untuk siswa SD dan SMP di Solsel,” terangnya.

Kepala SD dan SMP di Solsel Jangan Buat Kebijakan Sendiri

Dia menjelaskan, seragam olahraga dan seragam muslim belum dan dilakukan bertahap. Nah, jika ada penambahan anggaran di perubahan nantinya, maka akan dialokasikan lagi untuk seragam olahraga dan pramuka.

  • Bagikan