Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Seorang Nelayan di Siberut Utara Diringkus Polisi

  • Bagikan
YS, seorang Nelayan di Siberut Utara yang ditangkap Satreskrim Polres Mentawai karena dugaan tindak pencabulan.
Foto: Sabarial/Datiak.com

Mentawai | Datiak.com – Seorang nelayan di Siberut Utara, tepatnya di Desa Malancan, diringkus polisi di kediaman, Senin (29/3). Pasalnya, nelayan berinisial YS itu, dilaporkan atas dugaan perbuatan pencabulan terhadap seorang pelajar di Malancan.

Pria 44 tahun tersebut dilaporkan ke polisi, setelah korban menceritakan perlakuan YS, seperti mencium dan meraba-raba koban. Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Kepulauan Mentawai, Iptu Irmon, Rabu (31/3).

“Dari keterangan korban, tindakan ini dialaminya sekira pukul 21.00 WIB, 27 Februari 2021 lalu. Pada tanggal 16 Maret 2021, korban didampingi keluarga melapor ke Polsek Sikabaluan,” kata Irmon.

Sepuluh hari berselang, tepatnya pada Jumat (26/3), keluar surat perintah penyidikan atas laporan terhadap dugaan tindak pencabulan oleh seorang nelayan di Siberut Utara tersebut. “Korban juga mengatakan bahwa tindakan ini sudah sekitar sepuluh kali dilakukan oleh tersangka kepada dirinya,” beber Irmon.

BACA JUGA:  Besok, Pedagang Pasar Raya Padang Divaksinasi Covid-19

Irmon juga menjelaskan, korban tidak saja menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya, tetapi juga kepada kakak, teman, bahkan gurunya. “Polsek Sikabaluan melimpahkan perkara ini ke Satreskrim Polres Kepulauan Mentawai, karena adanya dugaan kuat telah terjadi tindak pidana pencabulan,” ungkap Irmon.

Berdasarkan bukti yang diperoleh, lanjutnya, petugas dari Satreskrim Polres Mentawai langsung melakukan menangkap YS, Senin (29/3). Lalu, YS diangkut ke Mapolres Kepulauan Mentawai. “Sekarang tersangka sudah ditahan,” katanya.

Atas tindakan itu, katanya YS terancam dijerat Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, tentang penetapan PERPPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun. (da.)

  • Bagikan