Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang, Sejahterakan Mustahik

  • Bagikan
Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang
Penyerahan domba secara simbolis kepada salah seorang peternak di Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang dan Cahaya YBM UP2D Sumbar. (Foto: Datiak.com)Penyerahan domba secara simbolis kepada salah seorang peternak di Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang dan Cahaya YBM UP2D Sumbar. (Foto: Datiak.com)

Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang berusia sekitar 1 tahun. Namun, sudah bisa berkontribusi untuk masyarakat miskin di sekitarnya. Bahkan, peternakan ini mampu mengubah seorang mustahik menjadi muzaki. Apa rahasianya?

Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang terletak di Simpang Ampek Toboh Sikumbang, Nagari Balahaie, Kecamatan VII Kota Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman. Peternakan domba ini dikelola oleh petani-petani yang terdata sebagai mustahik oleh Dompet Duafa (DD) Singgalang.

Awal didirikan, peternakan tersebut hanya untuk penggemukan domba. Tujuannya untuk dipasarkan saat Idul Adha. Namun, sekarang usaha ini lebih berkembang pesat. Pengelolaan dari hulu ke hilir pun berjalan kian baik. Sehingga, mampu membuahkan hasil lebih baik untuk para peternaknya.

“Sentra ternak ini memang sejak awal itu dikonsep agar terintegrasi dari hulu hingga hilir,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Duafa Singgalang, Hadie Bandarian Syah, saat meresmikan Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang tersebut pada Kamis (24/2).

Memang, lanjut Hadie, awal dirintis, peternakan itu hanya bergerak di bidang penggemukan domba. Sasarannya untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban. “Namun sekarang sudah berkembang hingga ke pembibitan domba, setelah mendapat bantuan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN,” ungkapnya.

Jadi, peternakan yang semula hanya untuk penggemukan domba, kini menjadi lebih komplit. Sebab, sekarang di sana tidak saja terdapat kandang untuk penggemukan, tetapi juga untuk kandang pembibitan domba, yang dibangun dari bantuan YBM PLN. Sehingga, namanya pun menjadi Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang dan Cahaya YBM UP2D Sumbar.

“Alhamdulillah, setelah 1 tahun berjalan, keuntungan dari peternakan ini sudah mampu membantu masyarakat. Sebab, 30 persen dari keuntungan dibagikan kepada kaum duafa sekitar peternakan. Ini juga keberhasilan meningkatkan taraf ekonomi mustahik hingga kini menjadi muzaki,” paparnya.

Untuk itu, ia berharap sentra ternak tersebut terus diberi dukungan seluruh pihak. Sehingga, ke depannya bisa berkembang, untuk membantu perekonomian petani di Padangpariaman. Sebab, Sumbar bukanlah daerah penghasil domba. Jadi, ia melihat domba sangat potensial dipasarkan di Sumbar. Harganya pun dinilai sangat menjanjikan.

“Kami baru meresmikan sentra peternakan ini sekarang, sekaligus untuk memperlihatkan bahwa ini sangat potensial dalam mendorong kesejahteraan petani atau peternak di nagari-nagari kita,” tukas Hadie.

Membenarkan, Ketua Kelompok Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang dan Cahaya YBM UP2D Sumbar, Awaludin Rahman, mengatakan bahwa dibentuknya sentra peternakan itu, sudah membawa perubahan besar pada petani-petani yang mengelolanya. Bahkan, mereka sangat senang mampu menghasilkan rezeki yang dapat membantu duafa lainnya di nagari tersebut.

“Alhamdulillah, baru satu tahun berjalan, kita sudah mendapatkan hasil yang memotivasi kita untuk lebih gigih memajukan sentra peternakan ini. Terima kasih kepada para donatur Dompet Dhuafa Singgalang, serta Yayasan Baitul Maal PLN yang telah mendukung untuk kemajuan peternakan ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manager PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Barat, Ricki Yacob, menjelaskan bahwa program Sentra Ternak Cahaya terbentuk dari hasil kerja sama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP2D Sumbar dengan Dompet Duafa Singgalang.

“Program kerja sama YBM PLN UP2D Sumbar dengan Dompet Duafa Singgalang dalam pengembangan sentra ternak ini, terjali pada November 2021. Alhamdulillah, sekarang Sentra Ternak Cahaya dan DD Farm Rumah Gadang sudah bisa kita luncurkan,” ujar Ricki.

Sedangkan Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Erinaldi yang juga hadir di sana, sangat mendukung keberadaan Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang tersebut. “Ini akan lebih berkembang apabila kita mengarahkannya untuk menjadi Korporasi Desa. Jadi, programnya sejalan dengan konsep Pemerintah Pusat ataupun Pemprov Sumbar,” sarannya.

Erinaldi pun mencontohkan program Korporasi Desa yang sudah berjalan di Kabupaten Solok Selatan. Yakni untuk peternakan sapi. Jadi, Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang bisa mencontohnya, sehingga dapat memberdayakan setiap nagari yang ada di Padangpariaman ke depannya.

“Kita siap membantu. Anggarannya ada. Tinggal Sentra Ternak DD Farm Rumah Gadang memasukkan proposal untuk mewujudkan program ini,” tukas Erinaldi menjanjikan. (da.)


Baca berita Padangpariaman hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan