Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Semen Padang FC di Liga 2, Terancam Dekati Jurang Degradasi

  • Bagikan
Semen Padang FC di Liga 2 2021
Semen Padang FC saat menghadapi PSMS Medan, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Laganya berakhir imbang 2-2. (Foto: Semen Padang FC)

Padang | Datiak.com – Laga Semen Padang FC di Liga 2 2021 ini, terpaksa membuat pendukungnya harus bersabar untuk bisa merasakan ceria kemenangan. Pasalnya, pada match ketiga babak penyisihan grup A Liga 2 2021 kemarin, Kabau Sirah –julukan Semen Padang FC–, hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan PSMS Medan, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Ini hasil draw yang kedua. Pada laga perdana 1-1 kontra PSPS Riau. Satu lainnya berakhir dengan kekalahan 1-2 dari Sriwijaya FC. Pada pertandingan kontra Ayam Kinantan –julukan PSMS– tersebut, Dedy Gusmawan dan kawan-kawan seperti tidak belajar dari kesalahan dalam dua match sebelumnya.

Sebab, dua gol yang tercipta ke gawang yang dikawal Achmad Iqbal Bachtiar, berawal dari set piece bola mati. Pertama lewat sepakan Rachmad Hidayat pada menit ke-14. Kemudian melalui sontekan Joko Susilo yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Ilham Fathoni menit ke-48. Set piece bola mati yang mengawali gol-gol tersebut dieksekusi dari sisi kiri pertahanan Semen Padang FC di Liga 2 tersebut.

Ini sisi yang sama dari dua gol yang diderita Kabau Sirah saat lawan PSPS dan Sriwijaya FC. Namun, Pelatih Kepala Semen Padang FC Weliansyah mengaku, sudah sering memberi latihan antisipasi bola-bola mati kepada anak asuhnya.

“Ini selalu kami antisipasi (dalam laga Semen Padang FC di Liga 2, Red). Malah sering kami review lagi. Sudah kami lakukan evaluasi (tapi) gol (masih) terjadi dari situ,” ucapnya.

Sebenarnya, tim kebanggaan urang awak tersebut sempat berada di atas angin setelah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-29. Yakni lewat sundulan Serdhy Ephyfano Rocky Sipolo. Berselang tiga menit, PSMS hanya bermain dengan 10 orang. Sebab I Gede Sukadana mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran kepada Manda Cingi.

Sayang hal itu tidak dapat dimaksimalkan. Semen Padang FC di Liga 2 ini cuma mampu menambah satu gol lewat Vivi Asrizal pada menit ke-84. Weli menilai anak asuhnya kurang sabar. “Saat orang bermain compact defense, kita memaksakan direct ball. Ini agak sulit karena orang bertumpuk di belakang. Ini perlu kita evaluasi,” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, Semen Padang FC di Liga 2 saat ini terpaku di peringkat empat klasemen  sementara. Tim kebanggaan urang awak itu baru mengumpulkan dua poin. Hanya berjarak satu poin dari KS Tiga Naga yang berada tepat di bawahnya dan dua poin dari juru kunci Babel United.

Dua tim terbawah di grup A itu, akan bentrok di tempat yang sama hari ini. Artinya, jika salah satunya memenangkan pertandingan, posisi Semen Padang FC di Liga 2 2021 akan melorot dan mendekat ke jurang degradasi.

Sekadar informasi, babak penyisihan Liga 2 musim ini diikuti 24 tim yang dibagi ke dalam empat grup. Nah, klub-klub yang akan terdegradasi adalah penghuni posisi buncit dari masing-masing grup.

“(Kompetisi) masih panjang. Untuk putaran pertama ada dua pertandingan lagi. Tim-tim yang berada di atas kita juga masih akan bertemu satu sama lainnya. Kita harus optimis. Yang penting dalam dua laga lagi, kita jangan kehilangan poin lagi,” ujar Weliansyah.

Di sisi lain, Pelatih Kepala PSMS Medan Ansyari Lubis mengaku, melawan Semen Padang FC di Liga 2 kali ini, sangatlah melelahkan bagi anak asuhnya. Sebab harus bermain dengan 10 pemain setelah I Gede Sukadana dikartu merah.

“Saya harus apresiasi semua pemain. Mereka berjuang tanpa kenal lelah, bahkan sempat unggul. Tapi poin penting dari pertandingan ini adalah pemain kami bisa bermain dengan spartan ketika kalah jumlah pemain,” tuturnya.

Tambahan satu poin membuat PSMS Medan merangkak ke peringkat dua dengan poin lima. Ayam Kinantan menggusur PSPS Riau yang baru dua kali main dan memiliki poin empat. Namun PSMS bisa kembali ke peringkat tiga, bila PSPS mampu menahan imbang pemuncak klasemen Sriwijaya FC sore ini.

Bahkan bila menang, tim asuhan Jafri Sastra tersebut bakal merebut puncak klasemen. Karena sebelum laga itu dimainkan, hanya berjarak dua poin dengan tim tuan rumah ini. (da.)


Temukan berita Olahraga hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan