Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Sekolah Ujung Tombak Gemarikan di Padangpariaman

  • Bagikan
Sekolah Ujung Tombak Gemarikan
Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni meminta agar Dinas Perikanan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman, menjadikan sekolah ujung tombak Gemarikan. (Foto: Datiak.com)

Padangpariaman – Bupati Kabupaten Padangpariaman, Ali Mukhni, meminta menjadikan sekolah ujung tombak Gemarikan (Gerakan Gemar Makan Ikan). Hal itu menurutnya dapat diwujudkan dengan mengedukasi para peserta didik. Untuk itu, ia meminta Dinas Perikanan Padangpariaman menerbitkan edaran untuk sekolah-sekolah di Ranah “Saiyo Sakato” itu.

Instruksi itu disampaikan Ali Mukhni ketika memotivasi murid SD yang berkunjung ke Balai Benih Ikan (BBI), di Dinas Perikanan Padangpariaman. Ali Mukhni memulai ceritanya tentang tingkat konsumsi ikan masyarakat Jepang. Hal itu diketahuinya, saat mewakili Sumatera Barat berkunjung ke Negeri Sakura tersebut.

“Di Jepang itu, warganya mengonsumsi ikan sampai 2,5 kg setiap harinya. Hasilnya bisa kita lihat, banyak orang hebat di sana,” ujar Ali Mukhni kepada para murid SD tersebut.

Bahkan, imbuh Ali Mukhni, manfaat makan ikan telah dilihatnya secara nyata di Jepang. Buktinya, orang Jepang memiliki ketahanan fisik yang bagus. “Suhu di Jepang itu sangat dingin ketika saya di sana. Namun orang di sana santai saja,” hematnya.

Untuk itu, ia berharap agar anak-anak itu selalu meminta ikan setiap hari kepada orangtuanya. Hal itu bisa terwujud dengan suksesnya menjadi sekolah ujung tombak Gemarikan. “Bapak sejak SD sangat suka makan ikan panjang (ikan sidat, Red). Untuk mendapatkannya, bapak tangkap sendiri di sungai. Itu kerjaan bapak hingga usia SMA,” ungkap Ali Mukhni kepada para murid SD itu.

Tidak hanya itu, imbuh Ali Mukhni, sejak 20 tahun lalu dirinya rutin mengonsumsi Omega-3 atau minyak ikan yang terbukti kaya manfaat bagi kesehatan tubuh. Baik fisik ataupun psikis. “Anak-anak juga harus tahu, apabila kita setiap hari makan ikan, tumbuh kita sehat, petani dan nelayan kita juga sejahtera,” katanya.

Kendati begitu, Ali Mukhni tetap menyarankan agar masyarakat tetap memperhatikan dalam membeli ikan. Sehingga, mereka selalu memakan ikan yang masih segar dan tidak terkena bahan pengawet. “Kalau orang yang rutin makan ikan, pasti tahu ikan yang segar dan tidak diawetkan. Makanya, jadikanlah sekolah ujung tombak Gemarikan untuk mengedukasi generasi muda tentang ikan,” tukasnya. (da.)

BACA JUGA:  Zafrul Zamzami yang Buron Delapan Tahun Tertangkap
  • Bagikan