Sekolah Istri Teladan Segera Dibuka di 8 Desa Sawahlunto

  • Bagikan
Sekolah Istri Teladan Sawahlunto
TP-PKK Sawahlunto saat mempersiapkan peluncuran program Sekolah Istri Teladan Sawahlunto dan Sarasehan Calon Pengantin yang akan dilaksanakan hari ini. (Foto: Istimewa)

Sawahlunto | Datiak.com – Sekolah istri teladan bakal dibuka di Sawahlunto hari ini (26/6). Sekolah yang diprogramkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Sawahlunto tersebut, dinamai Sekolah Istri Teladan Sawahlunto (SILO).

Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kota Sawahlunto, Neldaswenti Zohirin Sayuti, menjalaskan bahwa program sekolah itu bakal dimulai terlebih dahulu di delapan desa di Kota Wisata Tambang yang Berbudaya tersebut.

“Nanti secara perlahan akan kita kembangkan (Sekolah Istri Teladan Sawahlunto, Red) di desa-desa serta kelurahan yang ada di Kota Sawahlunto. Sebab memang itu target kita membentuk program ini,” ujar Neldaswenti saat persiapan peluncuran Sekolah Istri Teladan Sawahlunto, kemarin (25/6).

Neldaswenti menjelaskan, sasaran sekolah tersebut yaitu para wanita di Sawahlunto yang sudah menikah. Nantinya, para wanita tersebut bakal diedukasi bagaimana menjadi pendamping kepala keluarga yang baik.

BACA JUGA:  Perampok Bersenjata Bersembunyi di Sumbar

“Jadi, misi program ini meningkatkan wawasan wanita sebagai ibu rumah tangga dan seorang istri yang menjadi cerminan suaminya di masyarakat atau lingkungannya,” hemat Neldaswenti.

Dengan begitu, lanjut Neldaswenti, seorang ibu rumah tangga bisa menjadi kunci ketahanan keluarganya. Sebab, ia mampu berfikir, bersikap hingga mengambil tindakan yang bisa membuat rumah tangganya tetap tenteram.

“Banyak sebenarnya materi-materi yang disalurkan lewat Sekolah Istri Teladan Sawahlunto ini. Insya Allah semuanya bermanfaat bagi ibu rumah tangga yang menjadi peserta dalam sekolah ini,” ucapnya.

Syarat Daftar Sekolah Istri Teladan Sawahlunto

Kendati begitu, tambah Neldaswenti, terdapat sejumlah persyaratan untuk bisa menjadi peserta Sekolah Istri Teladan Sawahlunto. Pertama yaitu sudah menikah dan berusia maksimal 45 tahun. Lalu sudah memiliki anak yang usia maksimalnya 18 tahun.

BACA JUGA:  Tanah Stadion Utama Sumbar Dihibahkan ke UNP

“Setiap peserta yang mendaftar dalam program sekolah ini harus mendapat izin suaminya,” ungkap istri Wakil Wali Kota Sawahlunto tersebut.

Syarat selanjutnya, peserta harus bersedia menjalani pembelajaran di Sekolah Istri Teladan Sawahlunto hingga tuntas. Yakni sebanyak 17 kali pertemuan, yang pelaksanaannya sekali seminggu selama 2 jam. “Transportasi peserta yang mengikuti program ini dianggarkan oleh desa. Nantinya bakal diserahkan ketika mereka diwisuda,” jelasnya.

“Kader ataupun pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Kota Sawahlunto, tidak bisa menjadi peserta Sekolah Istri Teladan Sawahlunto ini,” imbuhnya.

Selain program Sekolah Istri Teladan Sawahlunto, pihaknya juga berencana meluncurkan program Sarasehan Calon Pengantin (SALON) hari ini. Dalam agendanya, peluncuran kedua program tersebut dilakukan oleh Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan, Keluarga dan Lingkungan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) Republik Indonesia.

BACA JUGA:  Pengelolaan Dana Desa Solsel Terbaik

“Peluncuran program Sekolah Istri Teladan Sawahlunto dan Sarasehan Calon Pengantin besok (hari ini, Red), bakal dilaksanakan sesuai ketentuan protokol kesehatan,” ungkap Neldaswenti.

Untuk itu, imbuhnya, peluncuran kedua program tersebut dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Pihaknya juga menayangkannya di media sosial secara live streaming. “Rencananya besok (hari ini, Red) kita juga tayangkan di channel YouTube dan akun Facebook,” tukas Neldaswenti. (da.)


Temukan berita Sawahlunto hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan