Iklan Melayang
Iklan Melayang

Sehari Hanyut di Lautan, Retta Ditemukan Meninggal

  • Bagikan
Nelayan Mentawai bernama Retta ditemukan meninggal setelah seharian terombang-ambing di perairan Sagulubek, Kecamatan Siberut Barat Daya. (Foto: Kantor SAR/Datiak.com)
banner 468x60

Mentawai | Datiak.com – Nelayan bernama Retta (45 tahun), akhirnya ditemukan Jumat siang (1/1). Malangnya, Retta ditemukan meninggal atau sudah tidak bernyawa. Nelayan yang berasal dari Desa Sagulubek, Kecamatan Siberut Barat Daya tersebut langsung dievakuasi ke rumahnya.

Saat dievaluasi, jenazah Retta tampak dalam kondisi utuh. Jenazah nelayan malang itu terlihat tidak mengenakan celana. Mungkin, saat terbawa arus laut ia sengaja melepasnya, untuk mengurangi beban pada tubuhnya di dalam air. Sayangnya, usaha itu tampaknya gagal.

banner 336x280

Kepala Kantor SAR Kepulauan Mentawai, Akmal, menjelaskan bahwa penemuan mayat Retta tidak jauh dari lokasi kejadian. Yakni sekitar 500 meter dari titik terbaiknya long boat yang ia gunakan bersama tiga rekannya.

“Ia, sudah ditemukan. Korban (Retta, Red) sudah dievakuasi oleh tim gabungan dibantu warga sekitar tadi,” ujar Akmal ketika dikonfirmasi soal kebenaran sudah ditemukannya jenazah Retta tersebut.

Akmal mengucapkan turut berduka atas kejadian tersebut. Ia pun berharap agar keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan itu. “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu pencarian korban hingga berhasil ditemukan,” ucapnya.

Selain itu, Akmal kembali mengingatkan agar nelayan dan setiap pihak yang hendak melintasi lautan, selalu memperhatikan kondisi cuaca secara teliti. Terlebih yang menggunakan perahu ataupun long boat.

Sebelumnya diberitakan bahwa satu unit long boat yang berisi empat orang nelayan, terbalik karena diterjang ombak Kamis (31/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadiannya di perairan Sagulubek, Kecamatan Siberut Barat Daya. Tepatnya di koordinat 1°35’54.13″S – 98°46’12.68″E, heading 298° pada jarak 64 NM, atau 3 jam dari Dermaga Tuapejat.

Untungnya, tiga orang nelayan berhasil selamat dari kecelakaan laut itu. Yakni Ruspen (20 tahun), Janang (32 tahun), dan Erto (30 tahun). Mereka dibantu salah seorang nelayan yang mengetahui peristiwa tersebut, yaitu Julius.

Malang, seorang nelayan lagi yang bernama Retta, tidak berhasil diselamatkan karena terseret arus laut atau ombak. Sehingga, pencarian Retta pun berlangsung hingga tadi siang. Lebih memilukan lagi, Retta ditemukan meninggal. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan